Mesuji, LE - Setelah hampir satu dekade tanpa penanganan memadai, keluhan warga terkait rusaknya ruas jalan Brabasan–Wiralaga di Kabupaten Mesuji akhirnya terjawab. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara resmi melakukan groundbreaking perbaikan ruas jalan tersebut, Rabu (6/5/2026).
Proyek yang menelan anggaran fantastis sebesar Rp 94,2 miliar ini bukan sekadar perbaikan infrastruktur biasa, melainkan langkah strategis memoles "wajah" Provinsi Lampung di jalur perbatasan. Baca juga: Bupati Waykanan Buka Pekan Kebudayaan Daerah 2024
"Ini adalah jalan paling ujung, bisa dibilang etalase Provinsi Lampung. Kita ingin ketika orang masuk Lampung dari sini (Sumatera Selatan), yang pertama dilihat adalah jalan yang sudah bagus," tegas Gubernur yang akrab disapa Yay Mirza tersebut.
Dalam kunjungan yang turut disambut oleh Bupati Mesuji Elfianah dan jajaran pejabat Pemprov Lampung ini, Mirza menegaskan komitmennya terhadap pemerataan pembangunan. Menurutnya, jarak wilayah perbatasan yang jauh dari pusat pemerintahan bukan alasan untuk dianaktirikan.
"Walaupun Mesuji jauh dari ibu kota provinsi, tetap dekat di hati. Harus kita bangun dan perhatikan," tambahnya. Baca juga: Ketua DPRD Lampung Ajak Mahasiswa Demo dengan Tertib dan Bermartabat
Konstruksi Beton
Dari total panjang ruas jalan 29,4 kilometer, saat ini sekitar 20,8 kilometer sudah dalam kondisi baik. Proyek ini akan berfokus pada penyelesaian sisa jalan yang rusak berat dengan spesifikasi khusus.
Mengingat kondisi tanah di Wiralaga yang labil dan tingginya volume kendaraan berat angkutan hasil perkebunan, Pemprov Lampung tidak akan menggunakan aspal biasa. Proyek perbaikan sisa jalan rusak sepanjang 8,6 kilometer tersebut dikerjakan dengan menggunakan metode rigid pavement atau perkerasan beton berkualitas tinggi. Baca juga: Herman HN Perpanjang Libur Sekolah Hingga 12 April
Melalui spesifikasi dan alokasi anggaran Rp 94,2 miliar ini, Pemprov Lampung menargetkan tingkat kemantapan jalan bisa mencapai 100 persen pada tahun ini, serta diproyeksikan mampu bertahan tangguh hingga 15 sampai 20 tahun ke depan.
"Struktur tanah di sini tidak stabil, sehingga kita gunakan rigid beton. Kita minta kualitasnya benar-benar dijaga agar awet," ujar Gubernur Mirza.
Ruas Brabasan–Wiralaga merupakan urat nadi yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Jalur ini menjadi akses vital bagi distribusi hasil bumi. Baca juga: OJK Lampung Terus Perkuat Peran Industri Jasa Keuangan Dalam Mendukung Pe...
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M Taufiqullah yang turut mendampingi Gubernur, memaparkan bahwa perbaikan jalan ini akan memicu efek domino bagi perekonomian warga.
"Wilayah Wiralaga memiliki potensi ekonomi yang besar, mulai dari sektor perkebunan kelapa sawit, karet, perikanan air tawar, hingga pertanian dan perdagangan. Perbaikan jalan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Mesuji dan sekitarnya," pungkas Taufiqullah. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com