Bandarlampung - LE, Diusia 71 tahun Nenek Kaswati mempunyai keinginan terakhir. Ia ingin bisa mengunjungi tanah suci bersama suaminya sebelum tutup usia. Bagi nenek dan kakek yang hanya hidup berdua ini, menunaikan ibadah umroh merupakan sesuatu yang akan sangat membahagiakan.
Sayangnya, biaya untuk berangkat umroh tidaklah sedikit. Bahkan, bagi kakek-nenek yang sehari-harinya tinggal menumpang di gubuk sempit milik tetangganya ini, impiannya untuk umroh terasa sangat mustahil. Baca juga: DPRD dan Pemkot Bandarlampung Resmi Sahkan Perda Pengelolaan Aset Daerah
Namun, berkat bantuan para donatur, impian Nenek Kaswati dan Kakek Mulyadi berangkat umroh bisa menjadi nyata. Donasi untuk mereka ke Baitullah segera tercapai.
Selasa (19/3/2019), keduanya sudah mengurus paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandar Lampung.
Rencananya setelah pembuatan paspor selesai, keduanya akan mengikuti proses pembuatan visa dan suntik meningitis. Baca juga: Thomas Amirico: Belanja Komite Wajib Diumumkan ke Publik!
Menurut Kepala Program ACT Lampung Dinia Rumaini, rencana keberangkatan umroh sekitar 20 April 2019. Hal ini tergantung dengan proses pembuatan paspor dan pengurusan visa umroh.
"Setelah proses administrasi selesai kakek dan nenek segera berangkat umroh, pengurusan administrasi juga dibantu Komunitas KOPPI dan pemuda setempat. Mengingat ada beberapa berkas yang perlu disiapkan," jelasnya. (Len)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com