Metro, LE - Kalangan DPRD Kota Metro gerah dengan salah satu neon box asmaul husna yang salah terjemahan dalam bahasa Indonesia.
Dewan meminta agar neon box itu diperbaiki, sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Baca juga: BKP Jadi Sarang Curanmor, Dua Motor Raib Dalam 2 Jam!
Diungkapkan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Metro, Drs Hi Nasriyanto Effendi mengatakan, pihaknya cukup terkejut dengan salah satu neon box bertuliskan asmaul husna pada saat satu sudut taman kota, yang dalam Bahasa Arab tertulis Al Wahid, yang artinya Maha Esa, tetapi dalam terjemahan Bahasa Indonesia tertulis Maha Unik.
"Itu harus segera diganti, agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat," kata Nasriyanto, kemarin.
Apalagi, ujar Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Metro itu, kalimat tauhid saat ini masih menjadi perbincangan hangat di Indonesia. "Jangan sampai kita membuang-buang energi. Pemkot harus segera mengganti. Harganya nggak mahal kok," timpalnya. Baca juga: Siswi SMK YP 17 Baradatu Tour Campus fi IIB Darmajaya
Berdasarkan data yang dihimpun, proyek pembuatan neon box asmaul husna pada seputar Masjid Taqwa dan Taman Kota tahun anggaran 2017 tersebut, dikerjakan oleh Perusahaan Mahaka Elektrik, yang beralamat di Jalan Tawes RT 12/05 Yosodadi Metro Timur, dengan nilai penawaran Rp 432.958.000. (wie)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com