BANDAR LAMPUNG, LE - Musim kemarau yang mulai melanda Kota Bandar Lampung berdampak langsung pada ketersediaan pasokan air bersih. Pada Rabu (5/8/2026), ratusan warga di Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang, dilaporkan mulai mengalami krisis air akibat sumur-sumur warga yang mengering.
Berdasarkan laporan di lapangan, kekeringan terparah terjadi di kawasan Jalan Raya Suban, tepatnya di RT 013 Lingkungan (LK) I, Blok B dan Blok C, Kelurahan Pidada. Kesulitan air bersih ini mengakibatkan terganggunya aktivitas warga untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci, dan masak sehari-hari.
Sedikitnya terdapat 85 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 200 jiwa yang terdampak langsung oleh kekeringan di lokasi tersebut. Baca juga: Sekretaris Komisi IV DPRD: Penerbangan Lampung–Malaysia Harus Jadi Motor ...
Menindaklanjuti laporan warga, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung bersama aparat Kelurahan Pidada langsung turun ke lokasi pada pukul 10.40 WIB guna mendata dan menyalurkan bantuan air bersih.
BPBD Siagakan Armada Tangki Air
Menyikapi musim kemarau yang berpotensi meluas, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui BPBD telah mengambil langkah antisipasi. Saat ini, terdapat empat mobil tangki air bersih yang disiagakan penuh untuk menyuplai kebutuhan dasar masyarakat. Baca juga: Dugaan Penyimpangan di Disdik Lampung, LSM Tuntut Transparansi dan Ancam ...
Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Syahputra, menjelaskan bahwa setiap armada memiliki kapasitas 5.000 liter dan disiapkan untuk mendistribusikan air secara gratis ke wilayah-wilayah yang berstatus rawan kekeringan.
"Armada dan personel sudah kami siapkan untuk merespons kebutuhan masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih selama musim kemarau," tegas Idham.
Ia juga memastikan bahwa proses pendistribusian air bersih akan terus dilakukan dan dievaluasi menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan. Baca juga: Serentak, Besok PPK Gelar Pleno Penghitungan Suara Pilwakot
Lebih lanjut, Idham mengimbau kepada seluruh masyarakat Bandar Lampung agar tidak menunggu sampai kondisi kekeringan semakin parah untuk meminta bantuan. Deteksi dini dan pelaporan berjenjang sangat dibutuhkan agar distribusi air tepat sasaran.
"Kami mengimbau masyarakat segera melapor melalui RT atau kelurahan apabila mulai mengalami kesulitan air bersih, agar permohonan bantuan dapat diteruskan ke BPBD dan segera kami salurkan," pungkasnya. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com