Gunungsugih, LE
Lampung Tengah terancam kekurangan tenaga pendidk karena setiap bulan sedikitnya 50 orang mengajukan pensiun. Hal itu diungkapkan oleh Syarief Kusen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lamteng, kepada wartawan Rabu (7/11). Baca juga: Posko Satgas Penanganan Covid-19 Terima Bantuan dari PT PLN
Menurutnya, saat ini banyak sekolah di Lampung Tengah, yang hanya memiliki dua atua tiga orang guru PNS. Sedangkan yang lainya hanyalah tenaga honor. "Sekolah yang hanya memiliki dua atau tiga guru PNS, tidak hanya terjadi di daerah-daerah terpencil saja, melain juga ada di ibukota kabupaten," jelas Syarief Kusen.
Syarief memaparkan saat ini ada 100 jabatan tingkat kepala sekolah yang di Plt-kan karena pejabat lama pensiun. Untuk menyiasatinya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah, menyeleksi guru, seperti yang diamanatkan oleh Permendikbud No 6 Tahun 2018. Tentang guru yang mendapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah. "Nanti kita akan evaluasi kinerja para pelaksana tugas, bila memenuhi persyaratan maka, diakan didefinitifkan," terangnya.
Terkait kekurangan tenaga pendidik yang berstatus PNS, Syarief Kusen, mengaku menjadi persoalan tersendiri, selain persoalan ujian berbasis komputer. "Karena kita hanya dijatah dari pusat untuk tenaga pendidik hanya sekira 600 orang. Sementara kebutuhan kita sekitar seribu kebih," tegasnya. Baca juga: Update Covid-19 di Provinsi Lampung, Kasus Positif Tambah 2 Orang
Khusus untuk ujian berbasis komputer, ia mengatakan, belum semua sekolah di Lamteng memiliki fasilitas komputer. Untuk itu bagi sekolah yang belum memiliki komputer, harus menumpang pada sekolah yang telah memiliki fasilitas komputer.
"Untuk meminta bantuan kepada para wali murid untuk memenuhi pasilitas tersebut, pihak sekolahpun merasa takut, nantinya dianggap pungli," tandasnya. Kadis juga meminta dukungan dan bantuan semua pihak untuk memajukan dunia pendidikan di Lamteng. (LE-gunawansyah)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com