Darurat Liquid Vape Narkoba, Wali Kota Eva Dwiana Turun Tangan ke Sekolah

Metropolis Senin, 19 Oktober 2026    RIFKI MARFUZI

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana berencana menyosialisasikan bahaya liquid vape narkoba kepada pelajar.

BANDAR LAMPUNG, LE - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mengambil langkah tegas untuk memutus mata rantai peredaran narkotika yang diselundupkan melalui cairan rokok elektrik (liquid vape). Mengantisipasi jatuhnya korban dari kalangan remaja, Pemkot segera menggelar sosialisasi masif yang akan menyasar langsung ke lingkungan sekolah di wilayah tersebut.

Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap modus peredaran liquid vape bercampur narkoba yang tampilannya sangat menyerupai cairan vape biasa. Cairan berbahaya ini kerap disamarkan dengan wewangian yang menarik bagi anak muda sehingga menyulitkan deteksi dini.

"Bunda bersama Asisten I nanti akan menyosialisasikan mengenai liquid vape ini supaya tidak menyebar ke Bandar Lampung. Karena kan ini ada indikasi mengandung narkoba. Apalagi wangi-wangiannya seperti wangi buah atau bunga, jadi kita tidak tahu kadarnya," tegas Eva Dwiana usai menghadiri pemusnahan 4.364 cartridge vape bernarkotika senilai Rp34,9 miliar oleh TNI Angkatan Laut dan penegak hukum terkait di Mako Lanal Lampung, Senin (19/10/2026).

Baca juga: Kerja Keras, Lupa Kesehatan! ASN Lamsel Diingatkan Risiko Penyakit Tak Me...

Langkah jemput bola ke sekolah-sekolah ini dinilai krusial sebagai bentuk pencegahan dini guna mempersempit ruang gerak penyalahgunaan narkotika. Eva dengan tegas meminta masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berani menolak dan tidak sembarangan mencoba liquid vape yang tidak diketahui pasti kandungannya.

Terkait zat yang berpotensi disalahgunakan, liquid vape ilegal ini kerap dicampur dengan kanabinoid sintetis, metamfetamin (sabu), ketamin, MDMA (ekstasi), opioid sintetis, hingga zat psikoaktif jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS). Kandungan mematikan ini memiliki risiko ketergantungan yang sangat tinggi dan dapat merusak organ tubuh secara fatal.

"Dampaknya dapat berupa gangguan konsentrasi dan daya ingat, perubahan emosi dan perilaku, gangguan pernapasan, hingga masalah pada sistem kardiovaskular seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah," urai Eva.

Baca juga: Bandarlampung Dikepung Banjir: Bunda Eva Turun Tangan, Tawarkan Solusi Pi...

Ia menambahkan, keracunan akibat konsumsi zat tersebut secara langsung dapat mengancam keselamatan jiwa penggunanya.

Menghadapi ancaman yang mengintai di balik kepulan asap vape ini, Pemkot Bandar Lampung meminta peran aktif keluarga. Wali Kota mengimbau para orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anak mereka. Pengawasan terhadap pergaulan serta kebiasaan anak harus terus dilakukan dengan pendekatan komunikasi yang baik agar remaja memahami betul bahaya mematikan di balik liquid vape narkoba. (red)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com