Fajar Baru, LE— Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi, meninjau langsung pengembangan program agroeduwisata Desa Fajar Baru di Kecamatan Jati Agung, Selasa (11/11). Desa tersebut dinilai berhasil mengembangkan potensi lokal sekaligus menghadirkan wajah baru desa kreatif di wilayah selatan Lampung.
Dalam kunjungan itu, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Supriyanto, Plt Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH Bun), serta Camat Jati Agung. Baca juga: Disela Sosper, TEC Berikan Tali Asih Untuk Warga Lampung Selatan.
Selain meninjau kawasan agroeduwisata, Bupati juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para pelaku UMKM di sekitar balai desa. Ia bahkan membeli beberapa kain tapis dari pedagang lokal sebagai bentuk dukungan terhadap usaha masyarakat.
“Kalau kepala desanya seniman, ya beginilah hasilnya. Selama saya berkeliling, kantor desa ini yang paling bagus. Nyentrik, seni, bersih, asri, dan memiliki pemandangan sawah yang indah,” ujar Bupati Egi sambil tersenyum.
Ia menilai, kreativitas dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam membangun desa yang berdaya saing. Menurutnya, gagasan pengembangan agroeduwisata merupakan bentuk nyata sinergi antara sektor pangan dan pariwisata. Baca juga: Idul Adha Tahun 2021, Pemprov Lampung Berkurban 36 Sapi dan 10 Kambing
“Setiap karya besar lahir dari keberanian berinovasi dan semangat kolaborasi. Salah satu penggagasnya adalah Kepala Dinas TPH Bun, Pak Mugiono. Saya hanya merajut ide-ide yang sudah muncul dari jajaran,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Bupati memastikan bahwa pada 2026 Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan memperbaiki Jalan Murni As dan Jalan Baitul Makmur, dua akses utama menuju Desa Fajar Baru.
Kepala Desa Fajar Baru, M. Agus Budiantoro, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati dan jajaran. Ia menjelaskan, pembangunan balai desa yang kini menjadi ikon lokal memakan waktu sekitar 10 bulan, sejak November 2024 hingga Mei 2025. Baca juga: UMP Lampung Naik Jadi Rp2.074.673
“Kami ingin masyarakat merasa nyaman dan bangga dengan desanya. Ke depan, kami akan mengembangkan kafe persawahan dengan fasilitas live music, serta menghadirkan konsep K3 — kandang, kolam, dan kebun — sebagai daya tarik utama,” kata Agus.
Program agroeduwisata Desa Fajar Baru diharapkan menjadi model transformasi desa yang mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui integrasi antara pariwisata, edukasi, dan ketahanan pangan. (san)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com