Kader HMI Harus Jadi Pelopor Transformasi Bangsa

Metropolis Sabtu, 25 Oktober 2025    RIFKI MARFUZI

Bandarlampung, LE — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, resmi membuka Training Raya Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandarlampung di Balai Keratun, Sabtu (25/10).

Kegiatan yang mengusung tema “Transformation of Thought, Collaboration of Character Acceleration, Intellectual Capacity and Islamic Spirituality to a Nation Challenge” itu menjadi ajang penguatan karakter, intelektualitas, dan spiritualitas kader muda HMI untuk menjawab tantangan bangsa.

Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan peran penting HMI sebagai kawah candradimuka pembentuk generasi beriman, berilmu, dan berintegritas. “HMI didirikan untuk melahirkan kader yang beriman dan berilmu. Nilai ini membuat HMI tetap eksis dan berkontribusi besar bagi bangsa,” ujar Mirza.

Baca juga: Penghujung Tahun 2024, Asisten Ekobang Ingatkan Optimalisasi Anggaran

Ia menekankan bahwa kemajuan bangsa harus berakar dari pondasi iman yang kuat. “Kalau agama dibenahi, maka ekonomi dan urusan lain akan berjalan baik. Iman harus jadi dasar dalam setiap langkah kader HMI,” tegasnya.

Dorong Ekonomi Desa, Bangun SDM Unggul

Gubernur Mirza juga memaparkan arah transformasi ekonomi Lampung, dari sistem trickle down economy menuju bottom up economy—pembangunan yang dimulai dari desa.

Baca juga: Rycko Pimpin Langsung Lampung Sai, Bantu Korban Banjir Teluk Betung

Menurutnya, pemerintah ingin membalik fakta bahwa 70 persen perputaran uang masih terpusat di kota. “Kami ingin memperkuat ekonomi desa, menjaga harga padi, gabah, dan jagung agar pendapatan petani meningkat,” jelasnya.

Namun ia menyoroti tantangan utama yang kini dihadapi desa bukan pada modal, melainkan pada kualitas SDM. “Uang sudah mengalir ke desa, tapi SDM belum ikut naik. Karena itu, inovasi dan kreativitas anak muda sangat penting,” ujarnya.

Mirza menyebut Lampung memiliki 2.400 desa yang menunggu peran generasi muda kreatif dan berkarakter. “Saya yakin kader HMI bisa jadi bagian dari Generasi Emas Indonesia 2045,” katanya.

Baca juga: Gub Lampung Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Kesti TTKKDH Lampung

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan mahasiswa. “Pemerintah tidak boleh alergi kritik. Mahasiswa justru mitra strategis untuk membangun daerah,” tandasnya.

HMI Didorong Jadi Laboratorium Pemikiran

Menutup sambutan, Gubernur Mirza mengajak peserta menjadikan Training Raya bukan sekadar pelatihan, melainkan laboratorium pemikiran dan karakter.

Baca juga: Merasa Tak Diperhatikan Pemkot, Atlet Catur Bandar Lampung Titip Harapan ...

“Perjuangan sejati lahir dari cinta—cinta kepada Tuhan, ilmu, dan sesama manusia. Mari nyalakan kembali percikan cinta itu di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Ketua Badko HMI Sumbagsel, Tommy Perdana Putra, menyebut Training Raya sebagai gerbang awal pembentukan karakter kader HMI. “Ini adalah kawah candradimuka bagi insan akademis dan pengabdi yang bernafaskan Islam,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Ketua DPD RI, Dr. H. Bustami Zainudin, mengapresiasi HMI sebagai organisasi yang konsisten menjaga api intelektual dan moral. Ia juga memperkenalkan konsep Green Democracy—demokrasi yang pro-generasi muda, pro-ekologi, dan pro-pemerataan.

Baca juga: Bupati Pesawaran Minta OPD Wujudkan Clean Government dan Good Governance

“Demokrasi hijau bukan hanya soal politik, tapi juga keseimbangan sosial, ekologis, dan moral,” katanya.

Bustami berpesan agar kader HMI menjadi pemuda yang tidak hanya menyerukan perubahan, tapi juga mengerjakannya. “Jaga demokrasi agar berakar di bumi, berdaun di daerah, dan berbuah kesejahteraan bagi rakyat,” tutupnya. (rls/red

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com