Bandarlampung, LE – Pemkot Bandarlampung tahun ini berencana mengaktifkan kembali kolektor khusus untuk mengejar target capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun ini Rp145 miliar.
Para kolektor PBB nantinya akan disebar disetiap kecamatan dan kelurahan untuk menagih PBB dari para wajib pajak (WP).
Kepastian hal ini diungkapkan Walikota Bandarlampung Herman HN saat Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak dan Pembayaran (DHKP) PBB kepada tiap Camat dan Lurah se-Bandar Lampung di Aula Semergou Pemkot setempat, Kamis (21/2/2019). Baca juga: Jelang Pensiun, 312 ASN Lamsel Terima Pelatihan Kewirausahaan
Menurut Herman HN, PBB merupakan salah satu sumber penfkanerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandarlampung. Karena itu dirinya meminta keterlibatan semua unsur pemerintahan serta masyarakat wajib pajak untuk mewujudkan ketercapaian target PBB.
"Saya tidak mau pendapatan PBB ini sama dengan tahun-tahun lalu, karena itu kolektor kita hidupkan kembali di Kelurahan Kecamatan," tegas Herman.
Dirinya berharap agar semua aparat di kecamatan kelurahan segera menyampaikan SPPT PBB ke masyarakat wajib pajak dan agar masyarakat segera membayar tagihan PBB-nya. Baca juga: Ini Trik dr.Zam Tangkal Corona
Hal tersebut tentunya agar penerimaan daerah cepat berjalan sehingga pekerjaan pembangunan dapat berjalan dengan lebih baik.
"Capaian tahun kemarin 75 persen. Saya ingin bagaimana tahun ini mencapai 100 persen. Karena itu kita angkat kolektor di kecematan kelurahan. Aparat harus turun semua," tandasnya.
Terpisah, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung, Yanwardi, mengungkapkan bahwa penerimaan PBB di tahun lalu tercapai 75 persen dari target Rp165 miliar, sementara target tahun ini sebesar Rp145 miliar. Baca juga: Masjid Raya Al-Bakrie, Ikon Baru Lampung Diresmikan Menag
Dengan turunnya target dari tahun lalu tersebut, dirinya berharap agar penerimaan PBB tahun ini dapat mencapai target yang diharapkan.
"Dari yang terhutang diambil target sebesar Rp45 miliar. Tapi yang terhutang totalnya bisa Rp100 miliar lebih, bisa sampai Rp170 miliar, dari 2014 kita ambil 5 tahun ke belakang. Mudah-mudahan tunggakan hutang bisa masuk juga, kan bisa over target kita tahun ini," bebernya. (rif)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com