Pesawaran, LE - Memasuki tahapan-tahapan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden (Pilres) tahun 2019, Sekretaris KPU kabupaten Pesawaran, Budi Utomo mengajak seluruh media cetak dan elektronik tidak memberikan berita yang dapat memicu konflik sosial di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut dilontarkan Budi Utomo pada acara dialog atau diskusi coffee morning yang bertema Mengawal Pembangunan Dan Mensukseskan Pemilu Tahun 2019 yang diselenggarakan oleh KWRI Kabupaten Pesawaran, Selasa (6/11) di Sekretariat KWRI setempat.
"Menurut kami, peranan-peranan media sangat penting, sebab masyarakat cenderung lebih mempercayai media dan akan menerima informasi apapun dari media, maka kami berharap media bijak dalam menyampaikan berita," kata Budi. Baca juga: Desaku Maju Dorong Kemandirian Ekonomi, Ketahanan Pangan Desa
Sebentar lagi, lanjut Budi, kita akan menghadapi kontestasi pemilihan Pileg dan Pilpres perlu kami sampaikan bahwa kontestasi kabupaten pesawaran dapat berjalan tanpa dukungan dari semua pihak, kami dari KPU Kabupaten Pesawaran membutuhkan peran aktif dari pihak media.
"Media harus berperan netral, tidak pilih kasih, tidak memihak pada salah satu calon, dan menyampaikan berita secara utuh dan benar dan dapat menggunakan bahasa yang tidak hanya menarik masyarakat untuk membacanya terutama pada judul berita, namun harus berisi muatan yang tetap menjaga kondusivitas," harapnya.
Di samping itu juga, kata dia, secara pribadi saya ucapkan lembaga KPU Pesawaran tidak pernah menganggap media pers momok, bahkan saya menggapai media sebagai rekan. Baca juga: Implementasi Penerapan SPBE, Kominfo Pemkab Lamsel Sosialisasi Tanda Tang...
"Saya sudah ketinggalan satu langkah dengan KWRI karena sudah keduluan mengadakan sosialisasi.Secara Lembaga KPU bermitra dengan rekan Pers. KPU membutuhkan tulisan tangan dari teman-teman media," ungkapnya.
Diakui Budi, judul yang menarik lebih disukai masyarakat untuk segera membaca, namun tetap kami berharap isi beritanya adem dan sebelum diberitakan ke masyarakat, untuk dilakukan konfirmasi dari kebenaran berita tersebut," lanjutnya.
Budi menambahkan, terkait konfirmasi kebenaran berita, pihak KPU telah membuat forum Pers yang akan memberikan kejelasan lebih lanjut dari informasi yang diterima oleh wartawan sebelum berlanjut diberitakan lewat medianya masing-masing. Hal itu adalah bentuk koreksi dan pertanggungjawaban KPU untuk informasi yang diterima masyarakat. Baca juga: Hari Pertama Kampanye, Pasangan Mirza-Jihan Fokus pada Desa 3T di Lampung
"Karena bisa saja, berita itu datang dari berbagai sumber, mungkin dari salah satu komisioner KPU, atau bisa juga dari staff KPU, dan melalui forum itu kami akan koreksi sekiranya ada beberapa hal atau kalimat yang kurang pas," kata Budi.
Menurut Budi, peranan pers dalam menyampaikan Informasi, peran Pers dalam pendidikan, peran pers hiburan, peran pers kontrol sosial terhadap pemerintahan. (LE-Enal Prabu)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com