Lukis Mural di Delapan Flyover, 1.500 Siswa SMP Raih Rekor MURI

Metropolis Kamis, 18 Juli 2019    adminLE

Sejumlah siswa SMP di Bandarlampung tampak antusias mengikuti acara melukis mural di flyover, Kamis (18/7/2019). (Foto: Ist)

Bandarlampung, LE – Kreativitas pelajar melukis mural di 569 tiang 8 titik Flyover yang tersebar di Kota Bandarlampung berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), Kamis (18/7/2019).

Kegiatan yang diikuti 1.500 siswa SMP di 8 Flyover di kota ini tersebut digagas dan digelar Ketua Tim Penggerak PKK Bandarlampung Eva Dwiana Herman HN bekerjasama dengan Pemkot setempat.

Baca juga: Tri Bersama Vidio dan VIVO Kolaburasi Layanan Digital

Senior Manager MURI Jusuf Ngadri mengatakan, kegiatan Mural Bandarlampung ini masuk MURI. Menurutnya belum ada provinsi lain di Indonesia yang menggelar kegiatan melukis mural dengan jumlah peserta terbanyak dari kalangan pelajar SMP.

"Hari ini MURI mencatat pelukisan mural oleh pelajar terbanyak. Jadi yang kami rekorkan adalah jumlah pelajar yang terlibat pada hari ini untuk melukis mural, dimana ada sebanyak 1.500 pelajar di 8 Flayover," jelasnya.

Seni mengambar yang dilakukan serentak di seluruh Flyover di Kota Bandarlampung itu akan dibuat selama 3 jam dibawah bimbingan Guru Seni dan Seniman lukis Profesional asal Bandarlampung. "Secara serentak dilaksanakan melukis, dimana ini melibatkan 55 orang seniman di Bandar Lampung untuk melukis pola pola terlebih dahulu," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Kembali Raih WTP

Dan yang menarik bagi panitia Muri, kata Ngadri, tema dari gambar yang dilukis menonjolkan kekayaan dan budaya Lampung. Ada pola hewan Lampung, Arsitek Lampung, dan sesuatu yang sangat iconic tentang Lampung.

"Ini bukan sekedar gambar biasa, namun ada informasi kekayan dari Kota Bandarlampung dan budaya Lampung yang disampaikan dalam bentuk gambar," papar dia.

Walikota Bandarlampung Heman HN dan Ketua Tim Penggerak PKK Ny Eva Dwiana Herman HN memegang piagam rekor MURI.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung M Yudhi mengutarakan, bahwa lukisan yang dibuat oleh para pelajar sudah digambarkan pola tiga hari sebelumnya oleh seniman lukis agar lebih tertata dan sesuai konsep yang disediakan Pemerintah Kota Bandarlampung.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Terus Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir

"Lomba diadakan cuma 1 hari, tapi setelah perlombaan ini proses finising akan dilanjutkan lagi oleh seniman dari komunitas yang ada di Kota Bandar Lampung selama 3 hari," kata Yudhi.

Tidak hanya Flyover, rencana Walikota Bandarlampung Herman HN juga memerintahkan untuk melukis underpas di Rajabasa.

"Perintah walikota tadi supaya underpas juga dilukis, tapi kita tidak bisa melibatkan pelajar. Karena sempit dan tinggi, sehingga nanti kita akan cari seniman yang profesional. Tapi kita akan koordinasi dulu dengan pak Sekda," imbuhnya.

Baca juga: Diuji Master Amril Yusam, 174 Taekwondoin Satlas Ikut UKT Geup

Yudhi mengutarakan, dalam penggambaran mural membutuhkan sebanyak lebih dari seribu liter atau lebih daru 500 kaleng cat tembok berkualitas. "Itu dibagi untuk 8 Flyover, nantinya gambar ini akan bertahan 5-8 tahun," jelas dia.

Ia berharap, kedepan bawah Flyover dapat dipasang   pasang kursi taman, agar tidak dijadikan parkir liar. Agar Flyover yang kerap dijuluki kumuh menjadi tempat asik untuk kongkow kawula muda Bandarlampung. (rif)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com