Bandarlampung, LE - Ada kabar cukup mengejutkan dibalik aksi protes Fitri Yulmi warga Kelurahan Beringin Jaya Kecamatan Kemiling yang tidak mendapatkan rekomendasi bina lingkungan (biling) dari kelurahan setempat.
Ternyata Fitri Yulmi merupakan orang mampu yang memiliki usaha orgen tunggal dan meubel jati. Sedangkan diketahui, program biling hanya diperuntukkan untuk masyarakat miskin. Baca juga: HUT RI Ke-76, Bupati Lamsel dan Forkopimda Saksikan Pidato Kenegaraan Pre...
"Suaminya yang sekarang ada usaha orgen dan meubel. Jadi sudah bukan kategori kurang mampu lagi," ungkap Lurah Beringin Jaya Kecamatan Kemiling, Dara P Sari kepada wartawan, Rabu (4/7/2018).
Selain dinilai mampu, Dara juga menekankan, pihaknya terpaksa menolak permohonan rekomendasi biling dari Fitri karena yang bersangkutan tidak membawa bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
“Jadi tidak ada kaitannya dengan perbedaan piihan di pemilihan gubernur. Syarat biling warga tidak mampu yang membawa pengantar RT dan tanda bukti setoran PBB,” jelasnya. Baca juga: Solar Langka di Bandarlampung, Sopir Menjerit
Menurut Dara syarat tersebut berlaku umum untuk seluruh masyarakat yang ingin mengurus atau mengikuti program biling. "Saya tidak membedakan, semuanya sama kok. Karena memang sudah seperti itu dari dulu," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Dara juga mengungkapkan, pihaknya sempat mendapat laporan jika Fitri membagi-bagikan yang untuk salah satu pasangan calon. "Saya tidak masalah, dia mau jadi saksi. Karena itukan pilihan masing-masing," terangnya.
Dia merasa terkejut dengan laporan yang disampaikan Fitri. Terlebih lagi, dia menganggap Fitri sebagai adiknya sendiri. Karena itu, dia sangat menyayangkan laporan Fitri yang dinilai tidak sesuai dengan fakta. Baca juga: Pemprov-Pemkot Sepakat Perkuat Pendidikan, Sampah, dan Pariwisata
Dara mengaku selama ini selalu membantu Fitri ketika mengalami masalah dan membutuhkan bantuan kelurahan. “Bahkan saat suami pertamanya dulu sakit, saya yang mengurus untuk berobat gratis. Terus anaknya kecelakaan sampai tangan diamputasi, saya juga yang memperjuangkannya," sesal Dara. (rif/nyla)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com