Pemkot Bandar Lampung Siaga Layanan Vaksinasi Darurat Waspada Kasus GHPR

Bandar Lampung Selasa, 24 Juni 2025    RIFKI MARFUZI

BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung memastikan kesiapsiagaan layanan vaksinasi darurat di seluruh fasilitas kesehatan primer. Kesiagaan ini menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR), luka berisiko tetanus, hingga insiden gigitan ular berbisa.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Desti Mega Putri, menegaskan stok Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Anti Tetanus Serum (ATS) tersedia di seluruh Puskesmas di kota ini. Sementara Anti Bisa Ular (ABU) tersedia secara terpusat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek.

Baca juga: Tiga Tahun Rusak Bekas Galian PDAM, Jalan Abdul Muis Kerap Picu Kecelakaan

“VAR sudah kami distribusikan ke seluruh 31 Puskesmas dan dapat diberikan sesuai indikasi medis,” kata Desti, Selasa, 24 Juni 2025.

Sebagai bentuk penguatan sistem rujukan rabies, pihaknya juga menetapkan enam Puskesmas Rawat Inap sebagai Rabies Center (RC), yakni Puskesmas Satelit, Way Kandis, Kedaton, Panjang, Kota Karang, Sukabumi, dan Kemiling. RC ini menjadi pusat layanan GHPR dengan kapasitas perawatan dan tindak lanjut lebih lengkap.

Desti mengatakan ATS juga tersedia merata di semua puskesmas. Namun jika terjadi kekosongan, puskesmas diminta segera melakukan pengajuan resmi melalui Instalasi Farmasi Kota.

Baca juga: Arinal Ajak SMK Pertanian Bangkitkan Kejayaan Agribisnis Lampung

BACA :  Alumni 98 Meriahkan Anniversary 30th Smandalas

“Setiap Puskesmas punya sistem kendali stok. Kalau ATS kosong, pengelola obat wajib segera koordinasi dengan kami agar tidak ada kekosongan layanan,” ujarnya.

Sementara itu, vaksin ABU hanya tersedia di RSUD Abdoel Moeloek karena pemberiannya memerlukan pertimbangan khusus.

Baca juga: Pj Gub Lampung Imbau Masyarakat Sukseskan Pilkada 2024 dengan Damai dan B...

“ABU diberikan sesuai indikasi medis berdasarkan jenis ular. Untuk itu, konsultasi medis termasuk ke pihak Kementerian Kesehatan dalam hal ini dr. Maharani diperlukan sebelum dilakukan tindakan,” tegasnya

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com