BANDARLAMPUNG, LE - Pemerintah Kota Bandarlampung bersama Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 pada Jumat (26/6/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan objektif sebagai fondasi perencanaan pembangunan kota.
Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, menegaskan bahwa pembangunan daerah di era saat ini tidak bisa lagi mengandalkan sekadar perkiraan, melainkan harus berbasis data yang valid.
Menurutnya, hasil dari Sensus Ekonomi ini akan menjadi pijakan penting bagi Pemkot dalam merumuskan berbagai kebijakan, mulai dari peningkatan investasi, pengembangan UMKM, hingga penciptaan lapangan kerja baru. Baca juga: SDN 3 Way Urang Gelar Pelepasan 72 Siswa Kelas VI
"Semua itu membutuhkan data yang lengkap dan berkualitas. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 menjadi sangat penting," ujar Eva.
Guna menyukseskan program ini, Pemkot Bandarlampung mendukung penuh dengan mengerahkan 697 petugas sensus yang direkrut dari berbagai kalangan warga setempat. Mereka ditugaskan untuk mendata sebanyak 421.380 muatan keluarga dan pelaku usaha.
Wali Kota juga telah menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga aparat di tingkat lingkungan untuk gencar menyosialisasikan pelaksanaan sensus kepada masyarakat. Baca juga: Arinal Ajak Semua Pihak Sukseskan Pilkada Serentak 2020
Di akhir sambutannya, Eva Dwiana mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk bersikap kooperatif saat pendataan berlangsung.
"Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bandar Lampung menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya. Satu data yang akurat hari ini akan menentukan kualitas pembangunan kita di masa depan," tegasnya. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com