Bandarlampung, LE - Polemik keberadaan SMA Siger yang belakangan memanas memantik reaksi keras dari gerakan mahasiswa. Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bandarlampung secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap operasional sekolah tersebut, sembari memperingatkan agar hak pendidikan rakyat tidak dikorbankan demi kepentingan politik sesaat.
Ketua Eksekutif LMND Kota Bandarlampung, Marco Fadhillah, menilai kegaduhan yang terjadi saat ini telah melenceng dari substansi. Alih-alih fokus pada solusi menekan angka putus sekolah, perdebatan justru terjebak pada konflik administratif dan gesekan elite. Baca juga: Wakil Rektor Unila Hadiri Pisah Sambut Danrem
"Persoalan utama yang harus dilihat adalah tingginya angka putus sekolah di Bandarlampung. Banyak anak dari keluarga kelas pekerja dan rakyat miskin kota kehilangan akses pendidikan karena sekolah negeri penuh dan sekolah swasta mahal," tegas Marco dalam rilis yang diterima LENEWS.ID, Kamis (29/1/2026).
LMND menyoroti bahwa menyeret isu pendidikan ke dalam arena pertarungan politik adalah tindakan berbahaya. Menurut Marco, jika memang terdapat celah administrasi atau perizinan, solusinya bukan dengan menciptakan ketidakpastian bagi peserta didik.
"Pendidikan tidak boleh dijadikan arena konflik elite. Perdebatan administrasi itu tugas negara dan pemangku kebijakan untuk membereskannya, sementara hak anak-anak untuk tetap bersekolah harus dijamin tanpa syarat," ujarnya. Baca juga: THR ASN Lamsel Cair Hari Ini, Mulai Bulan Depan ASN Gajian tiap Tanggal 1
Desak Pemerintah Duduk Bersama
Sebagai solusi, LMND mendesak Pemerintah Kota Bandarlampung, Pemerintah Provinsi Lampung, serta kementerian terkait untuk membuang ego sektoral. Seluruh pihak diminta duduk satu meja mencari jalan keluar legal tanpa menghentikan proses belajar mengajar yang sudah berjalan.
Organisasi ini menekankan bahwa negara memiliki kewajiban konstitusional menjamin pendidikan warganya. Setiap inisiatif yang memperluas akses sekolah bagi rakyat kecil semestinya disempurnakan, bukan diamputasi dengan alasan prosedural. Baca juga: Gubernur Arinal Apresiasi Pra UKW JMSI Lampung
"Masa depan anak-anak tidak boleh dikorbankan hanya karena konflik kepentingan dan lambannya birokrasi. Hentikan kegaduhan politik dan pastikan SMA Siger tetap menjadi ruang pendidikan bagi rakyat," pungkas Marco. (rls/red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com