Puluhan Ton Ikan Keramba Apung Wayrarem Mati

Daerah Senin, 12 November 2018    adminLE

Tampak ikan mas di keramba apung Desa Pekurun Kecamatan Abung Pekurun, Lampura, mati mendadak, Senin (12/11/2018) (foto : LE-Avan)

Kotabumi,LE

Diduga faktor air yang disebabkan cuaca buruk, puluhan ikan mas dikeramba apung milik petambak Desa Pekurun Kecamatan Abung Pekurun, Lampung Utara (Lampura) mati. 

Akibatnya, para petambak mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.

Baca juga: Proyeksi Pendapatan Lampung Rp7,5 T

Mamad, salah satu petambak mengatakan ikan miliknya sebanyak 6 keramba yang berisi puluhan ton mati mendadak.

"Kalau dihitung kerugian saya sekitar Rp 1 miliar,"terangnya, Senin (12/11/2018).

Senada diungkapkan Rony (40) penjaga kerambah milik Icha. Dia mengatakan bahwa kejadian ini kerap terjadi, diduga akibat cuaca buruk serta irigasi. 

Baca juga: Kolam Tinja TPA Bocor, PD Kebersihan Tunggu Duit Pusat

Menurut dia, matinya ikan-ikan dikerambahnya sejak seminggu terakhir.

"Perhari bisa sampai 3 ton ikan yang mati. Ya kalau dihitung-hitung kerugian bisa capai ratusan juta,"kata Rony.

Agar tidak merugi terlalu banyak, lanjut Rony, pihaknya terpaksa memanen ikan lebih awal. Dan ikan yang mati terpaksa dijual dengan harga murah.

Baca juga: Walikota Bandar Lampung Sidak ke Sejumlah Pasar Tradisional

"Yang mati saya jual Rp 10 ribu perkilo. Kami para petambak berharap agar ada solusi dari pemerintah mengenai kejadian ini,"harapnya (LE-Avan)


 

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com