Bandarlampung, LE
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi belum bisa memberikan keterangan terkait 11 rumah sakit rujukan Covid-19 yang saat ini telah penuh atau telah terisi 100 persen.
"Belum bisa memberikan keterangan terhadap masalah ini, karena pihak pemda belum berkoordinasi dengan pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung dan Pemkab," kata gubernur di depan Gedung Pusiban, Kamis (12-11/2020).
Menurutnya, kalau tempat isolasi Covid-19 di kota Bandarlampung penuh seharusnya wali kota dan bupati setempat yang menangani. "Harus tanya wali kota," katanya. Baca juga: Truck Fuso Terguling di Bahu Jalan Wates-Kalirejo
Gubernur berencana memanggil semua kepala daerah kabupaten/kota untuk sama-sama mencari solusimasalah ini.
"Saya akan panggil kepala daerah. itu kebijakan saya tolong sekretaris daerah provinsi (Sekdaprov) panggil kabupaten/kota yang arah ke sana kita undang, kita cari solusi," tegasnya.
Kemudian untuk masyarakat Lampung harus selalu menjaga kesehatan. Karena protokol kesehatan salah satu sikap menjaga suasana persaudaraan ditengah pandemi Covid-19. (LE-zahdi)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com