Sejumlah Perlombaan digelar, Ribuan Anak PAUD Padati GSG Pemkab Way Kanan

Waykanan Rabu, 30 September 2026    RIFKI MARFUZI

Way Kanan--Ribuan anak usia dini dari 15 kecamatan se-Kabupaten Way Kanan memadati Gedung Serbaguna (GSG) Pemkab Way Kanan, Rabu (30/9/2026). Mereka antusias mengikuti Gebyar PAUD Kabupaten Way Kanan Tahun 2026.

Kegiatan yang dibuka Bupati Way Kanan sekaligus Bunda PAUD, Ayu Asalasiyah, tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi sekaligus melatih keberanian dan kemandirian sejak usia dini.

Baca juga: Ujung Tombak HPN dan Porwanas 2027, Humas PWI Lampung Mulai Panaskan Mesin

Gebyar PAUD digelar sebagai upaya pembinaan kelembagaan dan manajemen PAUD guna meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini. Kegiatan ini juga memberikan ruang apresiasi bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan PAUD.

Sejumlah perlombaan digelar untuk anak-anak, di antaranya tari, senam 7 kebiasaan anak, pidato pendek, estafet kemandirian memakai kaus kaki dan sepatu, serta ring toss.

Sementara bagi pendidik, lomba yang digelar meliputi melukis dan pembelajaran mendalam.

Baca juga: PT Haleyora Diduga Tidak Penuhi Hak Buruh, SBKU-YATK Gruduk Kantor PLN

Ayu Asalasiyah mengatakan Gebyar PAUD menjadi momentum bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan untuk berkompetisi, berkarya dan berinovasi dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.

Menurutnya, keberanian anak-anak tampil tanpa didampingi orang tua menjadi salah satu tanda tumbuhnya kemandirian.

"Anak-anak usia dini ini sudah berani tampil tanpa didampingi orang tuanya. Ini menunjukkan kemandirian mereka," kata Ayu.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Dukung Peningkatan Infrastruktur Kepolisian

Ia menilai keberhasilan membentuk karakter anak membutuhkan peran bersama antara guru dan orang tua.

"Di balik kemandirian dan kesuksesan anak-anak, ada sosok guru dan orang tua yang mengambil peran penting dalam mencerdaskan dan membentuk karakter anak menjadi insan hebat dan berakhlak mulia," ujarnya.

Ayu juga meminta satuan pendidikan membiasakan budaya literasi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Menurutnya, anak-anak dapat diberikan waktu 5-10 menit untuk membuka buku bacaan yang sesuai dengan usia mereka.

Baca juga: Sedulur Mirza Deklarasi Mirza-Jihan Pilgub dan Eva-Deddy Pilwakot

"Meski anak-anak PAUD belum bisa membaca, pembiasaan membuka buku harus dimulai sejak dini. Pada saatnya nanti mereka akan terbiasa dan gemar membaca," katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut turut mendorong lahirnya generasi Way Kanan yang unggul, kreatif, inovatif dan mandiri untuk mewujudkan Way Kanan Mandiri dan Sejahtera.

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com