Soal "Proyek Seumur Jagung", Dinas PU Bandarlampung Ganti Aspal Jadi Beton di Titik Rawan!

Metropolis Rabu, 20 Mei 2026    RIFKI MARFUZI

Kepala Dinas PU Kota Bandarlampung, Dedi Stiyoso.

Bandarlampung, LE - Warga Kota Bandarlampung kini bisa bernapas lebih lega. Pemerintah Kota melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) resmi menyatakan perang terhadap jalan rusak langganan genangan air yang kerap dijuluki masyarakat sebagai "Proyek Seumur Jagung".

Mulai tahun ini, Dinas PU mengambil langkah tegas dengan mengalihkan material pembangunan jalan dari aspal menjadi rabat beton (rigid pavement), khususnya di area-area yang rentan tergenang air dan memiliki struktur tanah labil.

Kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, Dedi Sutiyoso, mengungkapkan bahwa inovasi ini adalah jawaban atas keluhan masyarakat terkait jalan yang cepat rusak tak lama setelah diperbaiki.

Baca juga: Walikota Eva Meriahkan HUT PGRI ke-78

"Dinas PU akan berinovasi di jalan lingkungan dan jalan kota yang rentan genangan air. Perbaikan akan dialihkan ke rabat beton dari yang sebelumnya menggunakan aspal," ujar Dedi, Rabu (20/5/2026).

Sebagai langkah awal, kebijakan ini akan langsung dieksekusi pada tahun ini di 7 titik ruas jalan. Dedi memastikan program ini akan berjalan bertahap dan terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

Tidak hanya mengganti spesifikasi material menjadi lebih kuat, Dinas PU juga menabuh genderang peringatan bagi para kontraktor atau rekanan yang kerap bekerja asal-asalan. Fungsi pengawasan di lapangan akan diperketat secara masif, termasuk penambahan personel dan optimalisasi konsultan pengawas.

Baca juga: Yayasan Alfian Husin dan IIB Darmajaya Sembelih Tujuh Hewan Qurban

"Saya minta pengawas PU aktif di lapangan. Begitu pula konsultan pengawas, jangan hanya kerja di belakang meja, namun benar-benar awasi ke lapangan secara intens," tegas Dedi.

Dinas PU tidak akan segan-segan menjatuhkan sanksi denda hingga blacklist (daftar hitam) bagi rekanan nakal yang terbukti mengerjakan proyek tidak sesuai spesifikasi teknis dalam kontrak kerja. Langkah tegas ini bahkan sudah mulai diterapkan kepada beberapa pihak yang melanggar.

Dengan transisi ke rabat beton dan pengawasan ketat, Pemkot Bandarlampung berharap infrastruktur jalan kota akan jauh lebih awet, aman, dan nyaman digunakan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

Baca juga: Ini Daftar 20 Eselon III dan IV Lampung Selatan yang di Rotasi

Apa Itu Jalan "Rabat Beton" dan Keunggulannya

Untuk memahami mengapa Dinas PU Bandarlampung mengambil keputusan ini, masyarakat perlu mengetahui apa keistimewaan dari jalan rabat beton dibandingkan dengan jalan aspal biasa. Secara teknis, jalan rabat beton (rigid pavement) adalah jenis perkerasan jalan yang menggunakan campuran beton yang terdiri dari semen, pasir, kerikil, dan air sebagai struktur utamanya. Seringkali, jalan jenis ini juga diperkuat dengan anyaman besi atau baja (wiremesh) di dalamnya agar konstruksi tidak mudah retak.

Keputusan untuk memilih rabat beton di area rawan genangan didasari oleh alasan daya tahannya yang luar biasa terhadap air. Berbeda dengan musuh utama aspal yakni air, di mana genangan yang dibiarkan lama akan membuat ikatan aspal melemah, terkelupas, dan memicu jalan berlubang. Sebaliknya, struktur rabat beton terbukti sangat kebal terhadap genangan air maupun cuaca ekstrem.

Baca juga: Panja Listrik Komisi XII DPR RI Kunjungi Provinsi Lampung

Selain itu, material ini jauh lebih kokoh dan awet karena memiliki tingkat kekakuan (rigiditas) yang tinggi. Karakteristik ini membuat jalan rabat beton sanggup menahan beban kendaraan yang berat, bahkan jika dibangun di atas kontur tanah yang labil atau lembek sekalipun.

Dari segi efisiensi jangka panjang, konstruksi beton juga dinilai sangat menguntungkan karena minim perawatan. Meskipun biaya awal pembuatannya terkadang lebih tinggi atau setara dengan aspal berkualitas tinggi, jalan rabat beton memiliki umur pakai (lifetime) yang jauh lebih panjang. Dengan demikian, pemerintah daerah tidak perlu terus-menerus menguras anggaran untuk melakukan perbaikan dan tambal sulam jalan setiap tahunnya. Strategi ini diharapkan menjadi solusi permanen untuk ruas jalan yang langganan rusak di Bandarlampung. (red)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com