BANDARLAMPUNG, LE - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melalui Dinas Pariwisata akan menggelar Lomba Masakan Tradisional Khas Lampung dan Jajanan Pasar. Kompetisi kuliner ini merupakan bagian dari rangkaian Begawi Bandarlampung dan Bandarlampung Expo 2026 yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandarlampung.
Rencananya, perlombaan akan dilangsungkan di Graha Mandala, Rabu (22/7/2026) mendatang. Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandarlampung, Adiansyah, mengatakan ajang ini bukan sekadar perlombaan memasak, melainkan upaya pemerintah kota dalam menjaga warisan budaya lokal.
"Acara ini adalah pembuktian komitmen kita. Melestarikan budaya itu tidak hanya lewat seni tari atau pakaian, tapi juga melalui piring dan cicipan rasa. Kita ingin merayakan kekayaan rempah lokal," kata Adiansyah di ruang kerjanya, Kamis (9/7/2026). Baca juga: Pastikan Pelayanan Prima, Egi-Syaiful Sidak Mal Pelayanan Publik
Adiansyah menjelaskan, kompetisi ini dibagi menjadi dua kategori dengan regulasi anggaran yang dibatasi untuk memicu kreativitas peserta. Pada kategori pertama, yakni Lomba Masakan Tradisional, sekitar 70 perwakilan dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan kecamatan se-Bandarlampung akan saling unjuk kemampuan.
Setiap tim peserta hanya diberikan batas anggaran maksimal Rp 350.000 untuk menyajikan hidangan orisinal khas Lampung.
"Peserta dituntut memiliki kemandirian penuh. Seluruh proses pengolahan hingga estetika penyajian akhir atau plating wajib dikerjakan langsung di lokasi acara tanpa bantuan koki profesional maupun pihak luar," tegas Adiansyah. Baca juga: Resmi Dilantik, Susilawati dan Muhtadli Jadi Rektor dan Wakil Rektor Pert...
Penilaian pada kategori ini akan didasarkan pada tiga kriteria utama, yaitu cita rasa masakan, kualitas bahan baku, dan keindahan penyajian akhir. Sementara itu, untuk kategori kedua yakni Lomba Jajanan Pasar, panitia melibatkan partisipasi dari 126 kelurahan se-Kota Bandarlampung.
Pada kategori ini, para peserta diwajibkan berinovasi menggunakan lima bahan dasar yang telah ditentukan, yaitu jagung, singkong, ubi jalar, tahu, dan tempe. Aturan anggaran pada kategori jajanan pasar dibuat lebih ketat, yakni maksimal Rp 200.000 per perwakilan.
"Kebijakan budgeting ini sengaja kita terapkan untuk memicu inovasi. Kita ingin masyarakat tahu bahwa dari bahan sederhana yang murah dan mudah didapat, kita bisa menciptakan kuliner bernilai ekonomis tinggi," jelasnya. Baca juga: Dampak Tarif Impor AS, Target Investasi Lampung Turun
Selain menyaksikan perlombaan, masyarakat umum yang datang ke Graha Mandala juga dapat menikmati aneka hidangan dari berbagai stan pameran kuliner yang turut dihadirkan dalam acara Bandarlampung Expo 2026.
Sebelum acara puncak kuliner ini, rangkaian perayaan HUT ke-344 Kota Bandarlampung juga akan dimeriahkan dengan gelaran Pawai Budaya dan pawai kendaraan hias di kawasan Tugu Adipura pada 19 Juli 2026 mendatang. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com