Baru Selesai Dikerjakan, Proyek Rp60 Miliar DPUPR Lampung Rusak Parah

Metropolis Selasa, 19 Februari 2019    adminLE

Tampak gambar, lubang besar dan sejumlah tambal sulam rusak di badan jalan milik PTPN VII. Proyek DPUPR Lampung senilai Rp60 miliar belum lama selesai dikerjakan. Foto diambil, Selasa (19/2/2019).

Bandarlampung, LE – Belum lama selesai dikerjakan proyek  pembangunan ruas jalan Simpang Korpri—Sukadamai, di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) senilai Rp60 miliar bertabur tambal sulam.

Bahkan berdasarkan pantauan, Selasa (19/2/2010), tidak sedikit proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Lampung, yang bersumber dana dari pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur persero (PT SMI) tahun 2018 tersebut yang berlubang besar.

Sejumlah bahu jalan rigit beton di Desa Sukadamai dan Desa Rejomulyo pun belum selesai dikerjakan sehingga tak jarang membuat penggendara terperosok.

Baca juga: Diah Dharma Yanti Hadiri FGD KUHP Nasional

Sedangkan diketahui peningkatan jalan sepanjang 20 kilometer itu baru seumur jagung. Tapi ratusan tambalan dan puluhan lubang terlihat di badan jalan aspal baru tersebut.

Begitu pun pada pengerjaan rigid beton di ruas jalan itu, sebagian terlihat bergelombang sehingga tidak nyaman dilintasi, dan beberapa titik terlihat bagian beton yang terkelupas.

Di Desa Sukadamai sekitar 300 meter pengerjaan bahu jalan belum selesai. Tepatnya di depan kelompok bermain (Kober) Al-Istiqomah. Selanjutnya, di depan SDN 1 Sukadamai lebih kurang sepanjang 500 meter.

Baca juga: Lampung Selatan Pertahankan Predikat KLA Nindya 2025

Anehnya lagi, untuk menutupi bahu jalan yang belum dikerjakan rekanan menutupnya dengan tanah merah. Praktis, tidak jarang pengguna jalan tertipu dan terperosok ketika memarkir kendaraan dibahu jalan.

"Baru seminggu ini ditutupi dengan tanah merah sama kontraktornya mas. Katanya sih sementara, nantinya dilapisi batu. Tadi saja ada pengendara mobil yang terperosok," tutur Wakidi warga Sukadamai, kemarin.

Karena belum dibangun bahu jalan, menurut dia, banyak warga yang berinisiatif sendiri membuat jalan masuk darurat ke rumahnya masing-masing.

Baca juga: Hasta Karya Golkar Dukung Arinal Kembali Pimpin Golkar Lampung

"Bingung tadinya pak, kami tidak bisa masuk rumah. Jadi ya dikerjakan masing-masing oleh warga untuk sementara," imbuhnya.

Kerusakan badan jalan aspal baru paling parah terlihat di Desa Sukadamai Kecamatan Natar. Tepatnya di dekat Pasar Sukadamai. Kemudian di kebun karet milik PTPN VII juga mulai mengalami kerusakan dan tambal sulam. (kie)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com