Berstatus Siaga II, Anak Krakatau Kembali Erupsi

Nasional Sabtu, 04 Agustus 2018    adminLE

Gunung Anak Krakatau (GAK), Kamis (2/8/2018) pukul 17:57 WIB kembali mengalami erupsi. Foto: ist

Bandarlampung, LE - Gunung Anak Krakatau (GAK), Kamis (2/8/2018) pukul 17:57 WIB kembali mengalami erupsi.  Kali ini, aktivitas kolom abu teramati mencapai ± 200 meter di atas puncak (± 505 m di atas permukaan laut).

Sumber data KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan GAK, melalui rilis resminya menyebutkan, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 36 mm dan durasi ± 30 detik.

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargopancuran, kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suardi mengatakan, masyarakat atau wisatawan diharapkan tidak mendekati kawah dalam radius 2km.

Baca juga: Jelang Ramadhan, Anggota Komisi XI DPR RI Pantau Perekonomian Lamsel

"Erupsi dapat terjadi kapan saja. Hanya energi erupsi yang dikeluarkan tidak besar. Sangat kecil sekali. Hal ini biasa karena GAK masih aktif untuk tumbuh besar dan tinggi dengan melakukan erupsi," tuturnya.

Sementara itu, seperti dikutip dari laman lampungpost.co, aktivitas vulkanik GAK mengalami peningkatan sejak 18 Juni, 2018. Aktivitas vulkanik meningkat karena ada pergerakan magma ke luar permukaan sehingga terjadi erupsi.

Berdasarkan laporan PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau (PGA) pada Rabu (1/8/2018) pukul 00:00-24:00 WIB, terdengar suara dentuman dan getaran yang lemah dirasakan di Pos PGA dengan pejaran sinar api ke arah utara.

Baca juga: Nanang – Pandu Unggul di Pilkada Lamsel

Selain mengeluarkan 63 kali letusan, Amplitudo : 20-47 mm, Durasi : 15-125 detik. Hembusan 31 kali, Amplitudo : 3-20 mm, Durasi : 27-71 detik. Vulkanik Dangkal 44 kali, Amplitudo : 3-20 mm, Durasi : 5-15 detik dan Vulkanik Dalam sebanyak 3 kali, Amplitudo : 23-46 mm, S-P : 0.8-1.4 detik, Durasi : 4-16 detik, mulai terekam gempa tremor terus Menerus (Microtremor) dengan amplitudo 2-15 mm (dominan 3 mm) Pada periode pengamatan Selasa (31/7/2018) pukul 00:00-24:00 WIB, Visual malam hari dari CCTV teramati sinar api dan material pijar. Terdengar suara dentuman dan dirasakan getaran dengan intensitas lemah hingga kuat di pos PGA.

Selain itu juga terekam 78 kali letusan, hembusan 20 kali, 12 kali Vulkanik Dangkal dan satu kali vulkanik dalam. Sedangkan gempa Tremor Menerus 2-8 mm dominan 3 mm.   (kie/rls)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com