BMKG: Hati-hati Gelombang Tinggi Terjang Sejumlah Perairan di Tanah Air

Metropolis Selasa, 22 Januari 2019    adminLE

ilustrasi internet

Bandarlampung, LE - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini kewaspadaan tinggi gelombang yang diperkirakan dapat mencapai lebih dari 2,5 meter di Pelabuhan Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung pada Selasa (22/1) pukul 07.00 sampai dengan 19.00 WIB.

BMKG, dalam rilis yang disampaikan prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung, di Panjang, Bandarlampung, Selasa pagi, menyampaikan pula peringatan dini kewaspadaan kecepatan angin diperkirakan dapat mencapai lebih dari 25 knot di Pelabuhan Teladas, Kabupaten Tulangbawang dan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

Baca juga: Peringatan Harnas 2020, Riana Meriahkan Acara dengan Senam, Bermain dan D...

Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Lampung menyampaikan prakiraan cuaca pelabuhan laut di Lampung dan sekitarnya untuk pukul 07.00 sampai dengan 19.00 WIB, yaitu di Pelabuhan Krui, kondisi cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah Barat sampai dengan Barat Laut dengan kecepatan 5 hingga 20 knot, tinggi gelombang 1,5 sampai 2,5 meter dan visibility 8 km.

sumber BMKG

Dalam keterangannya, BMKG juga menyebutkan cuaca pada Pelabuhan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus hujan ringan, angin bertiup dari arah Barat Laut sampai dengan utara dengan kecepatan 2 hingga 16 knot, tinggi gelombang 0,3 sampai 1,0 meter dan visibility 8 km.

Pada Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan kondisi cuaca hujan ringan, angin bertiup dari arah Barat Laut sampai dengan Utara dengan kecepatan 5 hingga 20 knot, tinggi gelombang 0,5 hingga 0,9 meter dan visibility 8 km.

Baca juga: Kejurnas Angkat Besi, Deputi Kemenpora Apresiasi Pemprov Lampung

Sementara itu, untuk kondisi cuaca di Pelabuhan Lempasing, Kota Bandarlampung hujan ringan, angin bertiup dari arah Barat sampai dengan Utara dengan kecepatan 2 hingga 16 knot, tinggi gelombang 0,2 hingga 0,7 meter dan visibility 8 km.

 

Masih dalam keterangan lainnya, BMKG Wilayah IV Makassar juga mengeluarkan peringatan dini tentang gelombang tinggi air laut yang mampu mencapai 6 meter. Peringatan tentang tinggi gelombang ini mulai 22 hingga 25 Januari.

Baca juga: Dosen Sistem Komputer DJ Workshop di SMP PKMI Immanuel

 

Kepala Bidang (Kabid) Data Informasi (Datin) BMKG Wilayah IV Daryatno mengatakan, saat ini terdapat pola tekanan rendah 1006 hPa teridentifikasi di Samudra Hindia barat daya Lampung dan Laut Timor yang membentuk palung tekanan rendah (Low-Pressure trough).

Pola angin umumnya dari Barat hingga utara dengan kecepatan bervariasi 4-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Cina selatan, Laut Natuna Utara, Laut Jawa, Perairan Enggano - Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Makassar bagian selatan, Perairan Kep. Selayar - Kep. Salabana.  (kiki)

Baca juga: Pemkab Tubaba Gelar Bimtek Pengisian LKPM Melalui OSS-RBA

 

 

BMKG memprediksi tinggi gelombang 1.25 - 2.50 meter akan terjadi di perairan sebagai berikut :

Baca juga: Jelang Pendaftaran, Pasangan Ali-Ayu Doa Bersama dan Deklarasi

1. Perairan Kep. Anambas,
2. Perairan Kep. Natuna,
3. Laut Natuna,
4. Laut Jawa,
5. Perairan Utara Jawa Barat hingga Jawa Timur,
6. Perairan Kep. Karimun Jawa,
7. Perairan Pulau Bawean,
8. Selat Madura,
9. Perairan Kep. Kangean,
10. Laut Bali, Laut Sumbawa,
11. Laut Flores,
12. Perairan Selatan Sumbawa,
13. Selat Sumba,
14. Perairan Selatan P. Sumba,
15. Laut Sawu,
16. Perairan Selatan Kupang – Pulau Rote,
17. Laut Timor Selatan NTT,
18. Samudera Hindia Selatan NTT,
19. Perairan Selatan Kalimantan Tengah dan Kotabaru,
20. Selat Makassar bagian Selatan,
21. Teluk Tomini,
22. Perairan Selatan Sulawesi Utara,
23. Laut Sulawesi,
24. Perairan Bitung – Manado,
25. Perairan Kep. Sangihe dan Kep. Talaud,
26. Laut Maluku,
27. Perairan Kep. Halmahera,
28. Laut Halmahera,
29. Laut Banda bagian Selatan,
30. Perairan Raja Ampat – Sorong,
31. Perairan Manokwari,
32. Perairan Biak,
33. Perairan Jayapura- Sarmi,
34. Samudera Pasifik Utara Papua,
35. Samudera Pasifik Utara Biak,
36. Samudera Pasifik Utara Jayapura,
37. Perairan Kep. Aru dan Kep. Tanimbar,
38. Laut Arafuru bagian Tengah dan Timur.

Ketinggian Gelombang diperkirakan mencapai 2.50 - 4.0 meter diprediksi terjadi di perairan berikut:

1. Perairan Banda Aceh -Sabang,
2. Perairan Barat- Aceh,
3. Perairan Nias- Sibolga,
4. Perairan Kep. Mentawai- Padang,
5. Perairan Bengkulu,
6. Perairan Barat Lampung,
7. Samudera Hindia Barat Aceh,
8. Samudera Hindia Barat Kep. Nias,
9. Samudera Hindia Barat Kep. Mentawai,
10. Samudera Hindia Barat Bengkulu,
11. Samudera Hindia Barat Lampung,
12. Selat Sunda,
13. Perairan Selatan Banten hingga Jawa Timur,
14. Samudera Hindia Selatan Banten hingga Jawa Timur,
15. Laut Natuna Utara,
16. Perairan Kep. Natuna,
17. Perairan Selatan Bali,
18. Perairan Selatan Lombok,
19. Samudera Hindia Selatan Bali dan NTB,
20. Perairan Kep. Masalembu,
21. Perairan Kep. Talaud, Perairan Utara Kep. Halmahera, Samudera Pasifik Utara Kep. Halmahera. 

Baca juga: APEKSI Gelontorkan Rp150 Miliar Bantu Korban Bencana di Sumatera

(sumber BMKG)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com