BANDAR LAMPUNG, LE - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung menghentikan sementara proyek revitalisasi trotoar di Jalan Sultan Agung, Way Halim. Keputusan ini diambil guna memberikan ruang bagi tim teknis untuk melakukan evaluasi menyeluruh, menyusul ambruknya sebagian konstruksi trotoar yang menelan anggaran hingga Rp 21,77 miliar tersebut.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kota Bandar Lampung, Rayu R. Wiranegara, memastikan bahwa area proyek saat ini telah disterilkan dari aktivitas pengerjaan.
"Untuk sekarang ini kami lakukan penghentian sementara. Lokasi sudah dikosongkan, tidak boleh ada yang bekerja selama tim teknis berada dalam tahap evaluasi," tegas Rayu, Selasa (1/9/2026). Baca juga: Update Covid-19, Positif Bertambah, PDP Tambah Enam
Langkah penghentian ini menjadi titik fokus utama Dinas PU untuk mengusut akar masalah sebelum pengerjaan dilanjutkan, sekaligus menjawab sorotan publik dan legislatif terkait kualitas proyek.
Bantah Kualitas Material Buruk
Menanggapi isu yang beredar terkait dugaan penggunaan material di bawah standar, pihak Dinas PU membantah. Rayu menjelaskan bahwa insiden ini murni disebabkan oleh kendala teknis di lapangan. Baca juga: Plt Ka BPIP Dipastikan Hadiri Festival Kebangsaan Lambar
Menurut analisis awal, fondasi lama trotoar tidak mampu menahan beban konstruksi baru yang sedang dibangun di atasnya. Selain itu, ada kendala pada kurang maksimalnya fungsi penyangga (bekisting) saat proses pengerjaan.
"Sebab ambruknya trotoar di Sultan Agung bukan karena kurang spesifikasi material. Tetapi fondasi yang lama tidak bisa menahan beban dari bangunan baru yang kita pasang, serta ada kekurangan pada fungsi penyangganya," jelas Rayu.
Meski demikian, Rayu membenarkan jika sebagian material perancah pada proyek yang dilaksanakan PT Asmi Hidayat tersebut memang menggunakan material bekas pakai. Hal ini diperbolehkan karena dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) tidak tertera kewajiban bahwa perancah harus berstatus baru, sehingga di lapangan diperbolehkan untuk mencampur material bekas dan baru. Baca juga: Pemprov Salurkan Bantuan dan Tinjau Pembangunan Infrastruktur
DPRD Kawal Ketat
Insiden ambruknya trotoar tanpa adanya cuaca ekstrem ini memicu reaksi keras dari Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung. Anggota Komisi III, Zainal Abidin, mempertanyakan tingkat kematangan perencanaan awal yang dilakukan oleh Dinas PU, mengingat proyek ini menelan dana yang fantastis.
Zainal menyoroti apakah beban terhadap fondasi lama sebenarnya sudah masuk dalam perhitungan RAB sejak awal. Baca juga: Wagub Chusnunia Hadiri Penutupan Perlombaan E-Sports
"Tidak ada bencana, tapi tiba-tiba ambruk. Kita akan segera tinjau ke lapangan untuk memastikan apakah pengerjaannya benar-benar sesuai spesifikasi dan bagaimana pengawasan teknisnya berjalan," ujar Zainal dalam rapat pembahasan RKA 2026 yang turut dihadiri Ketua Komisi III Agus Djumadi dan Kepala Dinas PU Dedi Sutioso. (red)
Evaluasi Proyek Jalan Tirtayasa Selain insiden di Sultan Agung, Dinas PU juga menyoroti keretakan badan jalan baru pada proyek Jalan Pangeran Tirtayasa. Menurut Rayu, kerusakan tersebut tidak murni disebabkan oleh gagal konstruksi atau mutu material yang bermasalah, melainkan lebih disebabkan oleh kurangnya penyiraman air pasca-penghamparan rigid beton.
Kendati demikian, Rayu menegaskan telah meminta kontraktor untuk melakukan pembongkaran dan perbaikan di sejumlah titik badan jalan yang mengalami keretakan, mulai dari dasar hingga permukaan rigid beton. Baca juga: Perkuat Keamanan, Walikota Eva Dwiana dan Dirbinmas Polda Lampung Jalin S...
Langkah Lanjutan Saat ini, Dinas PU tengah mengevaluasi secara ketat metode kerja para kontraktor di lapangan, termasuk memastikan proses pemeliharaan beton berjalan sesuai standar agar insiden serupa tidak terulang.
Hasil evaluasi dari tim teknis Dinas PU akan menjadi acuan mutlak untuk metode penanganan lanjutan. Pemerintah Kota Bandar Lampung berjanji perbaikan konstruksi ke depannya akan dirancang jauh lebih aman, kuat menahan beban, dan diawasi dengan standar yang lebih ketat sebelum proyek kembali dilanjutkan. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com