Negrikaton, LE - Atas dasar perasaan senasib dan keinginan untuk maju, gabungan kelompok tani (gapoktan) Laras Sari berhasil mengembangkan bantuan Dana Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP).
Gapoktan yang didirikan tanggal 27 Februari 2012 di Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran tersebut mendapat modal awal Rp100 juta. Hingga saat ini meskipun tidak menunjukan neraca kenaikan yang signifikan namun, Gapoktan Laras Sari berhasil mengembangkan bantuan tersebut menjadi Rp124. 890. 300. Baca juga: Sebar Banner Dimana-mana, Ini Alasan Frans Agung Mula Putra
Hal ini terungkap pada laporan bertanggungjawaban Rapat Anggota Tahunan (RAT) perdana 2018, Gapoktan Laras Sari yang berlangsung di aula kantor desa setempat.
Kepada LEnews.ID, Ketua Gapoktan Laras Sari, Wasiman mengatakan, saat ini perkembangan gapoktan yang dipimpinnya sangat bagus. Karena sudah mencapai berkembangan aset dan dana tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh Gapoktan Laras sari untuk anggota yang sangat membutuhkan.
''Berkat bantuan dana PUAP dan bantuan lainnya sangat bagus sekali, kedepannya gapoktan ini diharapkan bisa lebih meningkatkan usaha agar bisa menggulirkan dana ke kelompok tani yang ada di desa setempat, khususnya Gapoktan kami,"' papar Wasiman. Baca juga: Dinas Perkebunan Lampung Gelar Pertemuan Dengan BPTP Lampung
Sementara itu, sekretaris Gapoktan Laras sari, Suparno mengatakan, berkat bantuan dana pengembangan usaha agribisnis perdesaan (PUAP), Gapoktan Laras Sari Desa Halangan ratu Kecamatan Negeri Katon terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
"Dari modal awal sebesar Rp100 juta dari tahun 2012, kini Gapoktan Laras sari sudah memiliki aset di perkirakan Rp200 jutaan pada tahun 2018," katanya.
Ia melanjutkan, bahwa keberadaan Gapoktan Laras Sari sangat dirasakan masyarakat setempat dalam membantu petani, baik melalui kegiatan simpan pinjam dan pengadaan pupuk bagi petani. ''Tentunya kami berharap dana PUAP Gapoktan ini terus mengalami berkembangan karena dana tersebut akan digulirkan lagi,'' ujarnya Baca juga: Pacu Jalur di Inhu Warnai Puncak HUT ke-5 JMSI Riau, MenDes Dijadwalkan H...
Dijelaskan Suparno, bahwa dengan tujuan pemerintah mengucurkan dana bagi gapoktan agar poktan dapat memanfaatkan untuk berbagai kegiatan, seperti pengelolaan pupuk, usaha ternak dan usaha lainnya.
"Dana PUAP untuk Gapoktan Laras Sari untuk pengembangan usaha. Dananya sekarang itu jelas, bahkan kami sering kirim laporan. Untuk dana yang Rp100 juta sementara dipegang oleh warga yang pinjam sebanyak 30 orang. Latar belakang usaha warga yang pinjam dana, ada dari tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan hortikultura," papar Suparno.
Namun ia tak menampik jika ada yang macet. Namun sudah diatasi dengan melakukan penarikan secara perlahan. "Jadi kami tarik uangnya pelan-pelan agar tak terlalu membebani, namun sekarang dananya ada pengembangan karena sudah capai di perkirakan sekitar Rp200 juta yang kami kelola," imbuhnya. Baca juga: Ike Edwin: "Ini harus kita tuntaskan, karena kita ingin Demokrasi it...
Disamping dana PUAP kelompok tani yang ada di dusun ini juga mendapatkan bantuan dari Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian berupa bibit jeruk sebanyak 2000 batang. "Atas bamtuan tersebut masyarakat di dusun sini sangat senang sekali dan berterima kasih kepada kepala desa, dinas pertanian kabupaten dan pusat," pungkasnya. (enal prabu)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com