Bandarlampung, LE — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antarlembaga untuk mewujudkan "Lampung Maju Menuju Indonesia Emas", selaras dengan Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda bersama instansi vertikal, BUMN, dan BUMD di Hotel Akar, Rabu (16/7). Baca juga: Diguyur Fasilitas Baru oleh Bunda Eva, Kepala Puskesmas Ditantang Kejar T...
Menurut Gubernur yang akrab disapa Kiay Mirza, pembangunan daerah tidak bisa dilakukan pemerintah saja, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak. Fokus pembangunan lima tahun ke depan antara lain mencakup penurunan kemiskinan, penguatan hilirisasi industri, peningkatan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan kawasan ekonomi berkelanjutan.
"Keberhasilan ini hanya mungkin tercapai dengan sinergi yang kuat dari seluruh komponen," ujarnya.
Mirza juga mendorong percepatan program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), lumbung pangan, dan koperasi desa/kelurahan. Ia turut menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi "Lampung In" sebagai platform layanan publik terintegrasi. Baca juga: Kejurnas Angkat Besi, Deputi Kemenpora Apresiasi Pemprov Lampung
Dalam paparannya, pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan I 2025 tercatat 5,47% (yoy), tertinggi se-Sumatera, dengan PDRB mencapai Rp483,8 triliun. Tiga sektor utama yakni pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan menyumbang lebih dari 59% terhadap PDRB.
"Seluruh program harus diarahkan untuk menjawab harapan masyarakat: Lampung yang aman, tenteram, dan berkeadilan," pungkasnya. (Adpim)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com