Kecuali Sekolah Favorit, Disdik Upayakan Seluruh Siswa Tertampung di SMP Negeri

Metropolis Kamis, 09 Juli 2026    RIFKI MARFUZI

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung, M. Nur Ramdhan (kiri), memberikan penjelasan langsung kepada sejumlah wali murid terkait penempatan calon siswa baru SMP Negeri, Kamis (9/7/2026).

Bandarlampung, LE - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung membawa kabar melegakan bagi para wali murid. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung, M. Nur Ramdhan, memastikan seluruh calon peserta didik yang sebelumnya tidak lolos Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) akan tetap diupayakan masuk ke SMP Negeri.

Jaminan ini diberikan dengan syarat calon siswa atau wali murid telah melaporkan pengaduan ke posko Disdikbud Bandar Lampung yang dibuka sejak Rabu (8/7/2026) hingga batas akhir Kamis (9/7/2026).

Baca juga: IPLT TPA Bakung Meluap, Warga Bakung Menjerit

“Hingga saat ini sudah hampir 600 orang yang mendaftar di posko. Seluruh data sedang kami sortir untuk kemudian dialokasikan ke sekolah-sekolah negeri terdekat dari tempat tinggal mereka, sesuai dengan arahan Wali Kota,” ujar M. Nur Ramdhan, Kamis (9/7/2026).

Ramdhan menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses verifikasi maraton yang ditargetkan rampung dalam satu hingga dua hari. Langkah ini krusial untuk mencegah terjadinya tumpang tindih data.

"Kami harus memastikan semuanya valid. Ada kemungkinan sebagian sebenarnya sudah diterima di sekolah swasta tetapi kembali mendaftar ke negeri, sehingga perlu diverifikasi terlebih dahulu," tegasnya.

Baca juga: Rolling 513 Perwira Kombes Hengki Promosi Brigjen Bareskrim Polri

Dialihkan ke SMP Terdekat

Meski menjamin ketersediaan kursi di SMP Negeri, Disdikbud bersikap transparan bahwa tidak semua siswa bisa masuk ke sekolah favorit. Ramdhan mengakui sejumlah SMP Negeri favorit tidak lagi bisa menambah rombongan belajar karena kuota dari pemerintah pusat telah penuh.

Beberapa sekolah yang dipastikan sudah tidak bisa menerima tambahan siswa antara lain SMPN 1, SMPN 2, SMPN 14, dan SMPN 29 Bandar Lampung.

Baca juga: Masuk Bandarlampung Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test

"Untuk sekolah-sekolah tersebut kuotanya sudah penuh. Namun, sekolah negeri lainnya masih kami upayakan agar dapat menampung warga Bandar Lampung yang belum memperoleh sekolah. Ini adalah komitmen kami menjalankan instruksi Wali Kota Eva Dwiana agar seluruh warga mendapat akses pendidikan di sekolah negeri," jelas Ramdhan.

Namun, ia menambahkan bahwa Pemkot juga tidak membatasi hak orang tua yang pada akhirnya tetap memilih untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta.

Penutupan posko pendaftaran, Kamis (9/7/2026) dilakukan bukan tanpa alasan. Ramdhan menyebut penutupan ini agar penempatan siswa bisa segera diselesaikan. Pasalnya, kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) akan dimulai keesokan harinya, dan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) efektif dijadwalkan serentak pada Senin (13/7/2026).

Baca juga: Tari Melinting Hingga Atraksi Isi Parade Budaya PMM 3 III DJ

Nantinya, hasil penempatan ratusan siswa tersebut akan diumumkan dan disampaikan langsung oleh pihak sekolah asal maupun melalui pemerintah kecamatan yang dilibatkan dalam koordinasi pendataan.

"Target kami seluruh proses selesai sebelum hari Senin, sehingga anak-anak yang belum diterima di SMP negeri sebelumnya tetap bisa masuk sekolah yang ditetapkan dan langsung mengikuti kegiatan belajar mengajar," pungkas Ramdhan. (red)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com