Bandarlampung, LE – Pemkot Bandarlampung berencana mengambilalih pembangunan Pasar Smep Tajungkarang, yang pembangunannya mangkrak bertahun-tahun ditinggal begitu saja oleh PT. Prabu Artha selaku pengembang.
Praktis ke depan mangkraknya pembangunan Pasar Smep yang selama ini meresahkan para pedagang akan menggunakan APBD Perubahan tahun 2018.
Diungkapkan Sekretaris Kota Bandarlampung Badri Tamam, kebijakan mengambilalih pembangunan Pasar Smep telah dipertimbangkan secara matang oleh pemkot. “Kita khawatirkan jika diserahkan kembali ke pihak ke-tiga akan bermasalah atau tertunda seperti sekarang ini,” jelasnya, Selasa (10/7/2018).
Terkait kebutuhan anggaran yang akan diajukan dalam APBD Perubahan 2018, Badri mengaku masih dalam tahap pengkajian. “Masih dilakukan pengkajian, dan dihitung oleh dinas PU berapa kebutuhan anggarannya,” tandasnya. Baca juga: Riana Arinal Minta Pengajian Perempuan Bersatu Partai Golkar Lebih Diakti...
Sekedar diketahui, Pembangunan Pasar Smep sudah bertahun-tahun mangkrak tepatnya lima tahun berjalan. Tanpa keterangan yang jelas selesai mengambil uang muka dari pedagang, ditengah proses pembangunan Direktur PT. Prabu Artha Ferry Sulistio alias Alay Prabu menghilang.
Mirisnya hingga saat ini belum ada pihak ke-tiga yang berani melanjutkan pembangunan Pasar Smep, hal ini berkaitan dengan pertanggungjawaban uang muka yang telah dikeluarkan pedagang ke pengembang. (rif)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com