Pendaftar Membludak! Baru 3 Hari, Ratusan Berkas Beasiswa Masuk di Way Dadi Baru

Metropolis Rabu, 21 Januari 2026    RIFKI MARFUZI

MEMBLUDAK - Warga Way Dadi Baru menyerbu kantor kelurahan untuk mengurus berkas beasiswa pendidikan usai kuota ditambah menjadi 10.000 penerima, Rabu (21/1/2026).

Bandarlampung, LE - Antusiasme warga untuk mengakses bantuan pendidikan dari Pemerintah Kota Bandarlampung terlihat sangat tinggi. Hal ini terpantau di Kelurahan Way Dadi Baru, di mana ratusan warga telah mengajukan permohonan beasiswa hanya dalam waktu tiga hari sejak pendaftaran dibuka.

Lonjakan pemohon ini terjadi menyusul instruksi langsung dari Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana yang menambah kuota bantuan pendidikan secara signifikan, dari yang semula 5.000 menjadi 10.000 penerima (SMA/SMK).

Baca juga: Glora Lampung Gelar Konsolidasi Pemenagan Eva-Deddy

Untuk perguruan tinggi sendiri kuota bantuan pendidikan ditetapkan tahun ini berjumlah 5000. Plh Lurah Way Dadi Baru, Eka Fitriandi, membenarkan adanya lonjakan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini sudah ada lebih dari seratus kepala keluarga yang mengumpulkan berkas persyaratan.

"Setelah ada perintah dan instruksi dari Walikota terkait masalah kuota bantuan yang beliau tambah dari 5.000 ke 10.000 untuk SMA/SMK, per tiga hari ini kita buka sudah ada seratus lebih keluarga yang mengumpulkan berkas," ujar Eka kepada LENEWS.ID, Rabu (21/1/2026).

Baca juga: Pemkab Lamsel Serahkan SK Hibah Lahan BNN

Eka memperkirakan jumlah pemohon akan terus bertambah. Mengingat di wilayah Kelurahan Way Dadi Baru terdapat 23 Rukun Tetangga (RT), potensi warga yang membutuhkan bantuan ini cukup besar. Jika diestimasi satu RT terdapat 20 pemohon, maka total berkas yang masuk bisa mencapai sekitar 400 pemohon.

Meski demikian, pihak kelurahan memastikan proses seleksi akan berjalan ketat. Verifikasi dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat RT, validasi di kelurahan, hingga verifikasi ulang di tingkat kecamatan sebelum data diserahkan ke Pemerintah Kota.

PNS dan TNI/Polri Tidak Masuk Kriteria

Baca juga: Berdiri di Kawasan Rawan Banjir, DPRD Panggil Navara City Park

Eka Fitriandi menegaskan bahwa prioritas utama program beasiswa ini adalah masyarakat kurang mampu. Oleh karena itu, ada beberapa golongan yang dipastikan tidak bisa mengajukan bantuan.

"Instruksinya jelas, prioritaskan warga yang kurang mampu. Jadi, untuk TNI, Polri, dan ASN (PNS) memang tidak diperbolehkan untuk mengajukan. Kami fokus pada keluarga kurang mampu," tegasnya.

Bagi warga yang hendak mengajukan beasiswa, terdapat sejumlah syarat administrasi yang wajib dipenuhi. Syarat tersebut meliputi Surat Pengantar dari RT, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta surat keterangan aktif dari sekolah atau perguruan tinggi terkait.

Baca juga: Pengidap Jantung Bocor Butuh Donatur

Eka juga memberikan peringatan penting bagi para calon penerima. Ia memastikan bahwa siswa atau mahasiswa yang diajukan tidak boleh sedang menerima beasiswa dari pihak lain, baik dari sekolah maupun kampus. Hal ini untuk menghindari data ganda yang justru bisa menyebabkan bantuan dari Pemkot hangus atau dibatalkan. (red)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com