Presiden Prabowo Restui Pembangunan "Benteng" Permanen di Way Kambas

Metropolis Rabu, 21 Januari 2026    RIFKI MARFUZI

Bandarlampung, LE - Angin segar berembus bagi warga penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Konflik gajah dan manusia yang telah berlangsung selama bertahun-tahun kini mendapat atensi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal (Mirza), Rabu (21/1/2026), mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo tidak hanya prihatin, tetapi juga siap menggelontorkan dukungan sumber daya untuk membangun pembatas permanen antara kawasan konservasi dan permukiman warga.

Baca juga: Pemkot Balam Lakukan Efisiensi Rp140 Miliar dari APBD 2025

Langkah ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang paling efektif. Menurut Gubernur Mirza, pembangunan pembatas ini memiliki misi ganda: kemanusiaan dan konservasi. "Presiden merasakan kesulitan masyarakat. Beliau berkomitmen mendukung pembangunan batas permanen agar warga terlindungi dan gajah tetap terjaga di habitat alaminya," tegas Gubernur Mirza.

Pemerintah Provinsi Lampung sendiri telah mendorong inisiatif ini sejak 2025. Pembatas yang dibangun bukan sekadar pagar biasa, melainkan infrastruktur yang dirancang sesuai kaidah ekologi untuk memastikan habitat Gajah Sumatera tidak terganggu.

Strategi Terpadu TNWK: Bukan Sekadar Pagar

Baca juga: Lamsel Raih 2 Penghargaan dari Menteri Kesehatan di Harkesnas

Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi, menyambut baik dukungan pusat. Ia menegaskan bahwa penanganan konflik tidak bisa lagi dilakukan setengah-setengah. Balai TNWK telah menyiapkan grand design pengamanan kawasan yang meliputi: Infrastruktur Fisik: Pembangunan tanggul, kanal, pagar pengaman, dan tembok penahan tanah.

Teknologi dan Patroli: Pemasangan GPS collar pada gajah liar untuk memantau pergerakan dan patroli intensif bersama TNI/Polri. Pemulihan Habitat: Rehabilitasi lahan seluas 1.286,84 hektare (2021–2024) untuk menjamin ketersediaan pakan gajah agar tidak masuk ke ladang warga.

Gubernur Mirza menyebut momentum ini sebagai bukti nyata kehadiran negara. Sinergi antara kebijakan Presiden Prabowo, Pemprov Lampung, dan Balai TNWK diharapkan dapat menutup lembaran kelam konflik satwa di Lampung.

Baca juga: PSMTI Kabupaten Pesawaran Sambut Bulan Suci Ramadhan dengan Kegiatan Dono...

"Ini langkah besar. Negara hadir mendengar keluhan masyarakat dan mendorong solusi adil bagi manusia dan alam," pungkas Mirza. (red)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com