Rektor Unila dan Istri Isolasi Mandiri Di Rumah

Metropolis Selasa, 08 Desember 2020    RIFKI MARFUZI

foto Ilustrasi

Bandarlampung, LE

Rektor Universitas Lampung, Prof. Karomani dan istri telah selesai masa perawatadi Rumah Sakit Abdul Moeloek (RSUDAM).

Baca juga: 2 Karyawan BRI Tanjungkarang Reaktif COVID-19

"Sudah pulang dari rukit, tapi dilanjutkan dengan 14 hari di rumah saja. Isolasi mandiri 14 hari. Istri beliau juga gitu," kata juru bicara Unila, Kahfi Nazarudin, saat dihubungi Kantor Berita RMOLLampung yang dikutif Lampung Ekspres, Sabtu (5-12/2020).

Diketahui Prof. Karomani yang terkonfirmasi Covid-19 pada 20 November lalu. 

Juru bicara Unila menjelaskan pada 8 November rektor Unila melakukan perjalanan menuju MPR RI menggunakan kendaraan dinas rektor bersama ajudan dan driver.
 
9-10 November, rektor menjadi narasumber pada FGD mengukuhkan kebangsaan yang berperadaban menuju cita-cita nasional dengan paradigma nasional di ruang GBHN MPR RI. 

Baca juga: Gubernur Ajak Kalangan Nahdliyin Sukseskan Muktamar NU Oktober 2020

Lalu Selasa sore, rektor bersama ajudan dan driver tiba di Lampung.

Rabu pagi, 11 November rektor Unila memimpin rapat terbatas di ruang sidang senat lantai 2. 

Kemudian 12-18 November, rektor Unila mengalami gajala demam tinggi selama dua malam, lemas dan tidak napsu makan. 

Baca juga: Gerakan Demokrasi Lampung Gelar Aksi Damai Tolak Politik Uang pada Pilkad...

Pada 20 November hasil swab test rektor Unila positif Covid-19, lalu besoknya dibawa ke RS Abdul Moeloek untuk menjalani isolasi.

*KLASTER KELUARGA
Sementara klaster keluarga di Provinsi Lampung kembali muncul setelah adanya penambahan dua kasus baru yang berasal dari Kabupaten Lampung Utara Lampung.

"Klaster keluarga tersebut merupakan pasien nomor 4.274 perempuan 15 tahun (anak) dan pasien 4.275 laki-laki 59 tahun (bapak)," kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Reihana. 

Baca juga: Bandarlampung Dikepung Banjir: Bunda Eva Turun Tangan, Tawarkan Solusi Pi...

Ia mengatakan kedua pasien ini termasuk klaster keluarga karena kontak erat (sedarah) dan yang bersangkutan terkonfirmasi positif corona di waktu yang bersamaan. 

"Mereka berdua kontak erat, terkonfirmasi diwaktu yang bersamaan tetapi keadaannya sekarang sehat dan sedang menjalani isolasi mandiri," kata dia dalam rilisnya, Sabtu (5-12/2020).

Menurut Reihana, kedua pasien ini ingin melakukan perjalanan, maka dari itu mereka melakukan tes rapid dan ternyata reaktif. 

Baca juga: Wakil Rektor 1 Darmajaya Berharap Dosen S2 Apply Beasiswa LPDP

Kemudian langsung melaksanakan tes swab hasilnya terkonfirmasi positif corona.

"Kedua pasien ini pada tanggal 25 November 2020 melakukan rapid tes untuk melakukan perjalanan tetapi malah hasilnya reaktif. Jadi langsung dilakukan tes swab  pada 4 Desember 2020 dengan hasil terkonfirmasi positif corona,"  ucapnya.
 
Berdasarkan Data harian di Posko Satgas Covid-19 Lampung. Total keseluruhan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Lampung Utara sebanyak 377 kasus.(LE-zahdi)
 

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com