Sedih! Isolalsi Covid-19

Metropolis Sabtu, 24 Oktober 2020    RIFKI MARFUZI

Hasil Swab Test Covid-19 Pasutri di Rumah Sakit Abdoel Moelok di Nyatakan Negatif (foto Ist)

PENYAKIT Corona yang ditularkan oleh Virus Covid-19, merupakan panyakit baru asal muasalnya dari Wuhan China.  

Di Indonesia penyakit ini mulai merebak sekitar awal bulan Maret 2020. Virus Covid-19 yang sangat mematikan ini hingga kini belum ditemukan obatnya atau pun vaksin untuk menangkal penyebarannya.

Baca juga: Angkot Baru Disubsidi, Bus Kota Kembali Ngegas di Bandarlampung!

Virus yang penularanya melalui dopplet saluran pernapasan jika bersentuhan langsung dengan si korban.

Mengingat penularan virus ini melalui bersentuhan dengan si  penderita dopplet, untuk menghindari penularan viris ini dengaan cara rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.

Selain itu harus memakai masker untuk mengantisipasi penyebaran dengn lewat mulut dan hidung.

Baca juga: Sukseskan Gerakan Tebar 1 Juta Paket Kurban, PKS Lampung Potong 368 Hewan...

Tak kalah pentingnya menjaga jaran dan menghindari kerumunaann agar tidak bersentuhan langsung dengan penderita dan masyarakat umum.

Salah satu ciri penderita yang telah terpapar covid-19 adalah suhu badan tinggi ditas 36 derajat celcius, sesak napas, badan lemas, rasa penciuman dan lidak tidak memiliki rasa berasa. 

Tentunya ini merupakan gejala awal yang harus dirasakan si penderita, kondisi ini semakin hari semakin memburuk dan makin parah.

Baca juga: Sekdaprov Fahrizal Lepas Jalan Sehat HUT Korpri ke-52

Seperti penuturan  dua orang suami–isteri yang pernah merasakan terpapar Virus Covid-19 yang kini sudah sembuh  Drs.Lelanga Manahan (55) bersama istrinya Venda Marhamah (49).

Pasangan suami isteri ini yang mengalami isolasi mandiri selama 9 hari di rumah dan kini sudah sembuh dan normal sedia kala dan sudah aktitivitas sebgaia PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat Lampung. 

Kedua suami isteri ini menceritakan kepada wartawa Lampung Ekspres-plus Zahdi, bahwa selama menjalani isolasi mandiri selama 9  hari di rumahnya di Wayhalim, Bandarlampung, Lampung.

Baca juga: Mendagri dan Gubernur Buka Rakornas Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

"Badan saya sudah terasa tidak enak mulai hari Senin 5 Oktober 2020, berlenjut hingga hari Salasa, Rabu lantas hari Kamis (8-10/2020) badan saya sudah tidak tahan lagi langsung saya bersama istri ke Rumah Sakit Imanuel, Bandarlampung Lampung untuk Rapit Tes dan Tes Swap, dan hasilnya positif terpapar covit-19. Seketika itu kami berdua ditangani dr. Boby dan  diperintahkan istirahat dan diberikan berbagai macam obat dan vitamin," urai Lelangnga dengan nada sedih dan gembira telah sembuh.

Saat itu saya dan istri bersikukuh tidak mau optame dan tetap minta untuk isolasi mandiri di rrumah.

 Selama kurang lebih 10  hari isolasi diri di rumah, semua harus dibatasi, termasuk betemu dengan ketiga anak kami tidak boleh bertemu langsung. 

Baca juga: Arinal Resmi Buka Invitnas Remaja dan Junior Angkat Berat Klasik I

"Yang saya dan istri sedihkan, walau diam dalam satu rumah. Ketiga anak saya tidak boleh bertemu langsung dengan bapak dan ibunya. Bahkan saya dan isteri tidak satu kamar.

Dan makanan pun diantar di depan pintu, setelah  itu mereka pergi dengan kesibaukan masing-masing," imbuh PNS di lingkungan Pemkab Pesisir Barat Lampung ini dengan lirih dan mentikkan  air mata. 

Lebih sedihnya lagi hukuman sosial di masyarakat. Para tetangga sekitar rumah dan teman-teman sesama PNS yang tidak mau bertemu dan berhubungan dengan kami sekeluarga, dengan alasan untuk menghindari agar tidak terpapar virus covid-19.  Ada anggapan dari masyarakat bahwa penyakit ini seolah-olah tidak bisa sembuh dan tidak ada obatnya.
 
Pada kalau mau bicara jujur  tentu akan lebih berbaya dengan penyakit  Tuber Cluses (TBC) yang sangat mematikan, walaupun saat ini telah ada obat atau pun paksinasinya.

Baca juga: Pemkab Lamsel Bedah Dua Rumah Warga Natar

Saran saya kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondisi badan agar tetap  sehat, jangan sampai tertular virus covid-19, urai suami isteri yang bernak tiga ini.

Saya sarankan jika ada himbauan dari pemerintah untuk tetap menjalankan protokol kesehatan harus benar-benar dipatuhi.

Tujuannya selain untuk menjaga diri sendiri, keluarga juga masyarakat umum. Tak kalah pentingnya  guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 sedini mungkin.

Baca juga: Riana Sari Buka Penyuluhan di SMKN 2 Kotabumi

Begitu juga seandainya ada warga masyarakat yang terpapar Virus Covid-19, istirahatlah dengan total, baik di rumah (isolasi mandiri, red) ataupun rumah sakit.

Selain itu banyak makan buah-buhan, mengkonsumsi vitamin dan setiap hari harus berjemur agar terkena sinar matahari agar badan keluar keringat dan perbanyak olahraga, ujar Lelangga bersama isteri sambil menunjukkan surat hasil tes swab dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung bahwa keduanya telah sembuh, Jumat (23-10/2020) sudah beraktifitas di Pemkab Pesisir Barat, Lampung.(LE-zahdi)
    

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com