Bandarlampung, LE – Pasca ditetapkan sebagai kawasan industri dan pergudangan terpadu oleh Pemkot Bandarlampung, Way Laga Bizpark sukses mendokrak investasi di Bandarlampung.
Way Laga Bizpark telah terdaftar di Kementerian Perindustrian RI, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (BKPM RI) sebagai kawasan industri dan pergudangan terpadu.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandarlampung, Fachrudin di ruang kerjanya, Selasa (3/3/2020). Baca juga: Eva Dwiana Dorong Transformasi Koperasi, Sekot Resmikan Pelatihan SDM
"Hasil koordinasi terakhir, sedikitnya dua perusahaan nasional berskala internasional, PT. Yakult Indonesia Persada dan Sari Roti sudah menyatakan siap berinvestasi di Way Laga Bizpark. Untuk Yakult saja nilai investasi diperkirakan mencapai 40.000.000 USD," ujarnya.
Diterangkannya, Way Laga Bizpark di Jl. Ir. Sutami KM.7, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi memiliki total luas lahan mencapai 50.79 hektar dan dikelola oleh PT. Griya Lestari Jaya.
"Harapan kami keberadaan Way Laga Bizpark ini benar-benar dapat mendukung target pertumbuhan perekonomian sedikitnya 6 persen/tahun, termasuk didalamnya mendongkrak pendapatan asli daerah tentunya," imbuh Fachrudin. Baca juga: Komisi V DPRD Lampung Segera Panggil Petinggi RSUDAM
Lebih lanjut dikatakan dia, pertimbangan Pemkot Bandarlampung mendukung dan mensuport Way Laga Bizpark hingga ke pemerintah pusat karena, berbagai pertimbangan.
Mulai dari mendongkrak investasi yang muaranya pada pertumbuhan ekonomi hingga pada potensi besar dalam hal mengentaskan pengganguran, khususnya di Kota Bandarlampung.
Karena target dari Way Laga Bizpark selain meningkatkan investasi, juga menargetkan memberikan 2 juta lapangan kerja baru di Kota Bandarlampung. Baca juga: Sekdaprov Buka Musda Perkindo
"Kita (DPMPTSP, red) juga berkewajiban memfasilitasi proyek penanaman modal strategis diantaranya ya ini, pengembangan kawasan industry dan pergudangan Bandarlampung," tandasnya.
Bertolak dari hal itulah DPMPTSP sebelumnya intens melakukan koordinasi dengan Kementerian Perindustrian RI dan BKPM RI di Jakarta melalui Fokus Group Discussion (FGD).
"Untuk menarik minat Investor menanamkan modalnya di Bandarlampung, DPMPTSP Bandarlampung juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian dan BKPM RI untuk memasukan Way Laga Bizpark ke dalam website OSS (https://www.oss.go.id)," tandasnya. Baca juga: IPSI Lampung Raih 4 Medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024
Dihubungi Terpisah Manager Operasional PT. Griya Lestari Jaya, Ari membenarkan Way Laga Bizpark yang dikelolanya mulai banyak dilirik oleh investor dalam negeri maupun luar negeri.
"Sudah ada beberapa yang telah mengkontak kami dan berkomitmen untuk berinvestasi. Meski memang yang sudah mulai berjalan adalah PT. Yakult Indonesia Persada dan Sari Roti," ungkapnya.
Keunggulan Kawasan Industri dan Pergudangan Terpadu Way Laga Bizpark menurut Ari cukup banyak, mulai dari akses yang strategis di jalan lintas yang dilalui oleh kegiatan industri. Baca juga: Peringatan Harnas 2020, Riana Meriahkan Acara dengan Senam, Bermain dan D...
"Termasuk akan dibangunnya jalan tol dari pulau jawa hingga ujung sumatera. Inilah yang menjadi nilai tambah Way Laga Bizpark, selain beragam fasilitas dan jaminan keamanan yang kami siapkan dengan demikian baiknya," urainya.
Kendati demikian, hingga saat ini menurutnya investor yang sudah berkoordinasi dengan pihak Way Laga Bizpark masih didominasi oleh perusahaan nasional di luar Lampung, dan beberapa dari luar negeri. (rif)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com