Bandarlampung, LE - Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Lampung masa khidmah 2026–2031 resmi dilantik Pimpinan Pusat (PP) Fatayat NU di Ballroom Hotel Radisson, Bandar Lampung, Ahad (13/9/2026).
Pelantikan tersebut sekaligus mengukuhkan Maulidah Zauroh sebagai Ketua PW Fatayat NU Lampung masa khidmah 2026–2031, bersama jajaran pengurus yang akan menjalankan amanah organisasi selama lima tahun ke depan.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) PP Fatayat NU Nomor 390/A/PPFNU/SK/VI/2026 tentang Susunan Pengurus PW Fatayat NU Lampung Masa Khidmah 2026–2031. Baca juga: Bandarlampung Diguncang Gempa Tektonik M2,4
SK tersebut ditetapkan di Jakarta pada 17 Juni 2026. Pembacaan SK dilakukan Sekretaris Umum PP Fatayat NU, Hj. Ela Siti Nuryamah.
“Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Fatayat NU Lampung masa khidmah 2026–2031, yang saya sebut silakan naik ke atas,” ujar Ela saat membacakan SK pelantikan.
Selanjutnya, prosesi pelantikan dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PP Fatayat NU, Hj. Dewi Winarti. Para pengurus mengikuti prosesi pembaiatan sebagai bagian dari pengukuhan sekaligus pengambilan amanah untuk menjalankan kepengurusan hingga 2031. Baca juga: JMSI Lampung Dorong Unila Jadi Penguji Wartawan
Dalam sambutannya, Dewi menekankan pentingnya kerja nyata kepengurusan baru dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Menurutnya, struktur organisasi yang telah dibentuk harus mampu bergerak dan menghasilkan program yang memberikan manfaat langsung.
Dewi menyebut penguatan kaderisasi, pengembangan program, serta peningkatan pelayanan organisasi menjadi tantangan utama PW Fatayat NU Lampung selama masa khidmah 2026–2031.
“Saya berharap struktur lembaga yang telah dibentuk dapat bergerak memberikan layanan nyata kepada masyarakat Lampung, termasuk dalam perlindungan perempuan dan anak serta penguatan ekonomi,” katanya. Baca juga: Pusat Pengelolaan Sampah Regional akan Dibangun
Berdasarkan SK PP Fatayat NU tersebut, Maulidah Zauroh dipercaya memimpin PW Fatayat NU Lampung masa khidmah 2026–2031.
Ia didampingi tujuh wakil ketua, yakni Wiwik Damayanti, Ridarotul Aliyah, Nur Syajarotuddur, Susanti, Fatikhatul Khoiriyah, Septi Rahmawati, dan Masthuroh.
Posisi Sekretaris dijabat Siti Wuryan, didampingi Wakil Sekretaris I hingga V. Sementara posisi Bendahara dipercayakan kepada Binti Lutfiyah, bersama jajaran wakil bendahara. Baca juga: Sekdaprov Tutup E-Sport Piala Gub 2023
Untuk menjalankan program kerja organisasi, kepengurusan PW Fatayat NU Lampung diperkuat tujuh bidang strategis.
Bidang Pengembangan Organisasi dan Pengkaderan dikoordinatori Titisari Saputro. Bidang Pendidikan dan Dakwah dikoordinatori Ulfa Ulfiyah Drajat.
Selanjutnya, Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup dikoordinatori Jatu Prima Widia Saputri, sedangkan Bidang Ekonomi dan Koperasi dikoordinatori Siti Hasanah. Baca juga: 5 Jam Diperiksa Kejati Soal Korupsi Rp271 Miliar, Arinal Djunaidi: Cuma S...
Untuk Bidang Hukum, Politik dan Advokasi dipercayakan kepada Dewi Nur Ainun sebagai koordinator. Bidang Sosial, Seni dan Budaya dikoordinatori Jamilah.
Sementara Bidang Media Informasi, Penelitian, dan Pengembangan dikoordinatori Nila Karnila.
*Enam Lembaga Perkuat Program Organisasi* Baca juga: Thomas Amirico: Belanja Komite Wajib Diumumkan ke Publik!
Selain struktur pengurus harian dan tujuh bidang, PW Fatayat NU Lampung juga memperkuat organisasi melalui enam lembaga yang memiliki fokus kerja masing-masing.
Forum Da’iyah Fatayat (FORDAF) dipimpin Nur Laelatul Bisriyah, Pusat Informasi Kesehatan Reproduksi (PIKER) dipimpin Isura, dan Ikatan Hafidzah Fatayat (IHF) dipimpin Naili Adila Hamhij.
Sementara Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (LKP3A) dipimpin Dewi Astri Sudirman. Baca juga: Keren! Pemkot Bandarlampung Sabet Penghargaan Kelurahan Berprestasi Tingk...
Untuk Garda Fatayat (GARFA) dipimpin Mayu Shofa, sedangkan Koperasi Yasmin dipimpin Hani Giantary.
Keberadaan bidang dan lembaga tersebut menjadi perangkat organisasi untuk memperluas ruang gerak Fatayat NU Lampung dalam menjalankan program kerja selama lima tahun ke depan.
Pesan PP Fatayat NU agar kepengurusan baru menghadirkan pelayanan nyata menjadi tantangan yang harus dijawab PW Fatayat NU Lampung. Tidak hanya dalam aspek kaderisasi, tetapi juga melalui program yang menyentuh kebutuhan perempuan, anak, generasi muda, dan masyarakat secara lebih luas. Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Serahkan 3 Truk Sampah Baru ke DLH
Sejumlah sektor seperti pendidikan dan dakwah, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, advokasi, sosial budaya, serta pengembangan informasi menjadi ruang strategis bagi kepengurusan baru untuk memperkuat kiprah organisasi.
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya masa khidmah PW Fatayat NU Lampung 2026–2031 di bawah kepemimpinan Maulidah Zauroh. Selanjutnya, jajaran pengurus dituntut menerjemahkan amanah organisasi ke dalam program kerja yang terukur, kolaboratif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung. (yla)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com