Rektor Unila Tabur 200 Kg Benih Ikan di Embung Teknik, Dorong Kawasan Jadi Laboratorium Alam

Unila Rabu, 11 Februari 2026    RIFKI MARFUZI

BANDAR LAMPUNG – Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) menebar ratusan kilogram benih ikan serta menanam oyong dan pare di kawasan Embung D FT, Rabu, 11 Februari 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unila Prof Lusmeilia Afriani, Dekan Fakultas Teknik Ahmad Herison, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Misfa Susanto, Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Donny Lesmana, serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Masdar Helmi.

Baca juga: Pamit Ikut Pilkada, Eva Dwiana Sambangi Habib Luthfi

Turut hadir para ketua dan sekretaris jurusan, kepala program studi, dosen, kepala bagian umum, hingga ketua tim di lingkungan FT Unila.

Dekan FT Unila Ahmad Herison mengungkapkan, rencana penebaran benih ikan sebenarnya telah lama disusun. Namun, kondisi embung sebelumnya belum memungkinkan untuk direalisasikan.

“Penebaran benih ikan ini sebenarnya sudah lama kami rencanakan, namun kondisi embung belum memungkinkan saat itu. Alhamdulillah hari ini benih ikan akhirnya bisa ditebar. Semoga benih ikan ini dapat hidup dan berkembang dengan baik. Kami juga mohon bantuan Unila untuk pengadaan pakan ikan,” ujarnya.

Baca juga: Sah, KPU Balam Lantik 60 Sekretariat PPK Pilwakot 2020

Sementara itu, Rektor Unila Lusmeilia Afriani menyebut kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya dua pekan lalu ke Embung Teknik. Saat itu, ia mendorong agar kawasan tersebut ditata lebih indah dan produktif.

“Dua minggu lalu saya datang ke sini dan berharap Embung Teknik menjadi lebih indah. Alhamdulillah hari ini penebaran benih ikan dapat terlaksana, dengan pakan dibantu Unila,” kata Lusmeilia.

Dalam kegiatan tersebut, Unila menyediakan total 200 kilogram benih ikan yang terdiri dari 50 kg lele, 50 kg patin, dan 100 kg nila. Benih ditebar di empat titik embung.

Baca juga: Nanang Ermanto Hadir Peresmian Rumdis Para Kasi dan Kasubbag Pembinaan Ke...

Pemilihan jenis ikan disesuaikan dengan kondisi perairan embung agar mampu mendukung keberlanjutan ekosistem. Sementara penanaman oyong dan pare dilakukan sebagai bagian dari upaya penghijauan sekaligus pemanfaatan ruang terbuka kampus secara produktif.

Ke depan, Embung Teknik diharapkan tidak hanya menjadi elemen estetika kampus, tetapi juga berfungsi sebagai laboratorium alam. Kawasan tersebut dirancang dapat dimanfaatkan mahasiswa Teknik Lingkungan dan Teknik Kimia sebagai sarana praktik dan pembelajaran lapangan.(*)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com