Tragedi Balita di Swiss-Belhotel Lampung: Walikota Soroti Dugaan Tutupi Informasi

Metropolis Senin, 04 Mei 2026    RIFKI MARFUZI

Walikota Eva Dwiana soroti tragedi balita di Swiss-Belhotel Lampung, saat dikonfirmasi di Gedung DPRD, Senin (4/5/2026).

Bandarlampung, LE - Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, meluapkan kekecewaan mendalam terhadap manajemen Swiss-Belhotel Bandarlampung menyusul insiden tragis tenggelamnya seorang balita perempuan berusia 4,3 tahun di kolam renang dewasa hotel bintang empat tersebut.

Selain karena hilangnya nyawa, kekecewaan orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini dipicu oleh sikap manajemen hotel yang diduga tidak kooperatif dan sempat mencoba merahasiakan peristiwa nahas tersebut dari pihak berwenang.

Baca juga: Diskominfotik Gelar Evaluasi PeMANTIK

"Makanya Bunda kecewa banget dengan peristiwa tersebut. Bunda minta Dinas Pariwisata koordinasi dengan pihak terkait," tegas Eva Dwiana saat memberikan keterangan usai sambutan LKPJ di Gedung DPRD Kota Bandarlampung, Senin (4/5/2026).

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 07.15 WIB. Korban merupakan warga Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, yang sedang menginap bersama keluarganya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak hotel diduga tidak segera melaporkan kejadian kepada Bhabinkamtibmas maupun perangkat kelurahan setempat. Pihak berwenang baru mengetahui kejadian tersebut setelah paman korban, yang merupakan anggota Polresta Bandarlampung, mendatangi lokasi kejadian (TKP).

Baca juga: Polsek Sungkai Utara Tembak Kaki Penjambret

Bahkan, tim Inafis dikabarkan sempat mengalami kendala saat hendak melakukan olah TKP. Pihak manajemen baru melunak setelah mendapatkan protes keras dari paman korban.

"Bhabin baru tahu setelah paman korban yang anggota Polres datang ke sini. Awalnya pihak hotel terkesan bungkam dan merahasiakan kejadian tersebut," ungkap seorang sumber.

CCTV Rusak

Baca juga: Caplok Aset Pemkot dan Picu Banjir, Bengkel Las Diratakan Ekskavator

Kejanggalan lain muncul saat pihak kepolisian meminta rekaman pengawas. Pihak Swiss-Belhotel berdalih bahwa fasilitas CCTV di area tersebut sedang mengalami kerusakan.

Sikap tertutup ini juga dirasakan oleh Camat Telukbetung Utara, Zolahudin. Ia mengaku baru mendapatkan informasi empat jam setelah kejadian.

"Aduh kacau, kenapa pas kejadian enggak ada laporan ke kita. Pihak Kelurahan tidak dikasih tahu, Bhabin tidak tahu," sesalnya.

Baca juga: Anggota DPRD dari Fraksi Golkar: Way Kanan Dijuluki Daerah Sejuta Lubang

Walikota Eva Dwiana menegaskan akan mengevaluasi izin dan pengamanan hotel-hotel di Bandarlampung. Ia mengingatkan bahwa setiap tempat wisata, baik alam maupun hotel, wajib memiliki alat pengamanan dan penjagaan yang ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

"Harus mengaktifkan CCTV, karena itu penting bila terjadi hal-hal seperti kecelakaan maupun peristiwa lainnya. Jangan sampai ini mengurangi kepercayaan tamu juga," tambah Eva.

Di sisi lain, pihak manajemen Swiss-Belhotel masih enggan memberikan penjelasan detail. Gani, Manager F&B Swiss-Belhotel, saat dikonfirmasi pada Minggu (2/5/2026) malam, menyatakan belum bisa memberikan keterangan resmi.

Baca juga: BAN-PT Asesmen Lapangan Prodi Bisnis Digital IIB Darmajaya

"Saya tidak tahu, untuk saat ini pihak hotel belum bisa memberikan informasi. Nanti akan ada tim sendiri yang memberikan penjelasan," ujar Gani singkat. (red)

Tags : 
               
Komentar Anda
Artikel Terkait

PT GMI / PT GJM

JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com