BANDARLAMPUNG, LE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Satuan Tugas (Satgas) Kebersihan Kota Bandarlampung menepis narasi viral yang menyebut petugas membiarkan tumpukan sampah usai nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di Tugu Adipura, Senin malam (20/7/2026).
Pemerintah Kota menegaskan bahwa potongan video di media sosial tersebut keliru dan tidak menampilkan kejadian utuh. Baca juga: Seleksi Administrasi CPNS 2018. Dari 2,5 Juta Pelamar, 537.664 Pelamar Ta...
Plt Kepala DLH Kota Bandarlampung, Budi Ardianto, mengklarifikasi bahwa video itu direkam tepat saat ribuan penonton baru saja membubarkan diri. Pada detik yang sama, puluhan "pahlawan kebersihan" sebenarnya sudah merangsek masuk ke titik-titik tumpukan sampah.
"Ketika masyarakat bergerak meninggalkan lokasi, petugas kami langsung bergerak membersihkan. Dokumentasi kami menunjukkan petugas sudah bekerja menyapu sejak dini hari saat kondisi masih gelap," tegas Budi, Selasa (21/7/2026).
Untuk mengantisipasi lonjakan sampah, Pemkot Bandarlampung nyatanya telah menerapkan sistem kerja tiga shift secara estafet. Sebanyak 50 personel gabungan disiagakan sejak pukul 23.00 WIB, didukung armada dua dump truck dan dua mobil pikap untuk mempercepat evakuasi. Hasilnya, kawasan ikonik Tugu Adipura berhasil dibersihkan total dan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 06.30 WIB. Baca juga: SD, SMP dan SMA Negeri di Bandarlampung Resmi Gratis Total!
Klarifikasi ini sekaligus meluruskan opini liar yang meragukan keringat para petugas di lapangan. Perwakilan Satgas Kebersihan, Firman dan Amris, mengaku cukup keberatan dengan isu yang menyudutkan timnya.
"Faktanya, kami 50 personel sudah disiagakan mulai pukul 23.00 WIB. Kami langsung bergerak cepat menyisir sampah segera setelah nobar usai, guna memastikan area Tugu Adipura kembali bersih dan nyaman digunakan publik," pungkas Firman. (red)
JL. Sultan Agung No.43 Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandarlampung.
Hotline/Whatsapp : 62 812-7466-6699/ 085279409444
Email : weblenews@gmail.com